Panas Dingin
AUSTRIA (RIAUPOS.CO) — Liverpool memerlukan hasil positif di Austria. Red Bull Salzburg, yang sempat membuat mereka panas dingin di Anfield, perlu dikalahkan. Jika sampai tumbang, The Reds bisa mengulangi nasib pahit Chelsea pada musim 2012/13.
Juara bertahan Liverpool akan bertandang ke markas Salzburg pada matchday pemungkas Grup E Liga Champions, Rabu (11/12).
Liverpool (10 poin), Napoli (9), dan Salzburg (7) masih sama-sama berpeluang lolos ke babak 16 besar. Hanya Genk (1) yang sudah pasti kandas.
Liverpool akan lolos jika mereka imbang, atau jika Napoli kalah menjamu Genk di partai satunya. Sementara itu, Salzburg akan lolos jika mereka mengalahkan Liverpool dan Napoli gagal menang. Jika Napoli menang, maka Salzburg harus mengalahkan Liverpool dengan skor lebih baik daripada 4-3, skor di mana mereka kalah melawan The Reds pada matchday 2.
Di liga utama Austria akhir pekan kemarin, Salzburg menghajar Tirol 5-1 lewat gol-gol Patson Daka, Erling Braut Haaland, Masaya Okugawa, Takumi Minamino, dan Andreas Ulmer.
Di Premier League, Liverpool menghantam tuan rumah Bournemouth 3-0. Alex Oxlade-Chamberlain mencetak satu gol. Mohamed Salah, yang mencetak dua gol ke gawang Salzburg pada matchday 2, turut sekali merobek gawang Bournemouth. Satu gol juga disumbangkan oleh 'alumni' Salzburg selain Sadio Mane, yakni Naby Keita.
Laga-laga yang melibatkan Salzburg hampir selalu menyajikan banyak gol. Total 94 gol telah diciptakan Salzburg dalam 25 laga di semua kompetisi musim ini, dan Haaland memberi kontribusi 28 gol.
Salzburg siap habis-habisan di laga pemungkas. Hak lolos ke babak selanjutnya siap mereka perjuangkan. Namun, Liverpool tentu juga bakal tampil optimal. The Reds pasti tak ingin mengulangi aib Chelsea 2012/13, menjadi tim juara bertahan Liga Champions yang gagal lolos ke babak 16 besar.
Pelatih Liverpool Jurgen Klopp terbiasa melewati babak sistem gugur dengan cara yang sulit. Dari dua musim terakhir, mereka memerlukan kemenangan kandang untuk mengamankan tempat di 16 besar sebelum melanjutkan ke final. Namun, momok Salzburg yang diisi oleh pencetak gol terbanyak Liga Champions Erlin Braut Haaland menguraikan masalah bagi lini belakang Liverpool. Apalagi sebagian bek utama alami cedera.
The Reds mencatatkan clean sheet pertama dalam 14 pertandingan pada kemenangan 3-0 di Bournemouth. "Aku lupa bagaimana rasanya (clean sheet), jujur ​​saja. Luar biasa, kita harus lebih sering memilikinya. Itu adalah kata yang paling sering digunakan di ruang ganti oleh para pemain," kata Klopp, Senin (9/12).
"Jelas semua orang putus asa untuk itu, sekarang kita memilikinya jadi mari kita lakukan lebih sering," tambah Klopp.(eca)
Laporan JPG, Liverpool
Warga keluhkan kondisi jalan Parit Guntong–Pulau Kijang di Inhil yang rusak dan berlumpur. Mereka berharap…
Terduga pelaku penganiayaan yang menewaskan guru di Dumai meninggal dunia saat dirawat di RSUD setelah…
Daikin menyalurkan 1.000 paket sembako melalui program Roda-Roda Ramadan kepada masyarakat dan lansia sebagai bagian…
Program buka puasa Arabian Delight di Aryaduta Pekanbaru diminati masyarakat. Tamu berkesempatan meraih hadiah umrah…
Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…
Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…