Categories: Olahraga

Momota Harus Jatuh Bangun Menaklukkan CTC

FUZHOU (RIAUPOS.CO) — Peringkat satu dunia Kento Momota (Jepang) menjadi juara tunggal putra Fuzhou China Open 2019 setelah mengalahkan ranking dua, Chou Tien Chen (Taiwan).

Pada pertandingan di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, Minggu (10/11) sore WIB, Momota menang rubber game 21-15, 17-21, 21-18.

Si Kidal Negeri Sakura itu butuh waktu 82 menit (statistik BWF).

Duel dua tunggal putra terbaik dunia ini penuh drama. Momota dan CTC sama-sama jatuh bangun. Khusus untuk Momota, si juara bertahan itu harus sering ganti raket lantaran senarnya putus.

Ini merupakan kemenangan ke-11 Momota dalam 13 pertemuan dengan CTC, termasuk di final Fuzhou China Open tahun lalu.

Dominasi Momota di nomor tunggal putra kian kukuh. Gelar Fuzhou China Open 2019 ini merupakan titel ke-8 Momota di BWF World Tour tahun ini setelah German Open Super 300, All England, Singapore Open, Japan Open, China Open, Korea Open dan Denmark Open. (adk/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Resmi! Batas Pelaporan SPT Orang Pribadi Mundur Jadi 30 April

Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…

7 jam ago

Penertiban PETI, Polisi Musnahkan 9 Rakit di Inhu dan Kuansing

Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…

8 jam ago

SPBU Terbatas, Warga Bagansiapiapi Harus Antre Lama Isi BBM

Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…

9 jam ago

Kriteria Diperketat, Penerima Bantuan Pangan di Pekanbaru Justru Meningkat

Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…

9 jam ago

Jalan Rusak di Pekanbaru, Lubang di HR Soebrantas Bikin Pengendara Waswas

Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…

9 jam ago

Kebakaran Meluas di Rupat Bengkalis, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…

1 hari ago