Categories: Olahraga

Alasan Virus Omicron, Indonesia Mundur dari Kejuaraan Dunia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Keputusan Tim pelatnas Indonesia mengundurkan diri dari Kejuaraan Dunia Badminton 2021 tidak membuat BWF melakukan drawing ulang.

Seluruh pebulutangkis yang bernaung di bawah Pelatnas PBSI tidak berangkat ke Kejuaraan Dunia. Hal itu membuat banyak drawing yang kosong di Kejuaraan Dunia.

Namun dalam rilis yang dikeluarkan BWF, mereka memutuskan tidak akan melakukan drawing ulang.

"Saat ini tidak ada rencana untuk melakukan drawing ulang," tulis BWF dalam pernyataan mereka.

Hal tersebut berarti pebulutangkis yang seharusnya menghadapi pemain-pemain Indonesia akan langsung lolos ke babak berikutnya.

Indonesia sendiri sejatinya punya sejumlah pemain unggulan di Kejuaraan Dunia Badminton 2021 yaitu Anthony Ginting dan Jonatan Christie (tunggal putra), Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto (ganda putra), Greysia Polii/Apriyani Rahayu (ganda putri), dan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (ganda campuran).

PBSI memilih menarik diri dari Kejuaraan Dunia Badminton 2021 lantaran situasi pandemi Covid-19.

"Keputusan menarik diri tim bulutangkis Indonesia dari Kejuaraan Dunia ini juga sudah disetujui oleh Bapak Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna," ujar Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta dalam rilis resmi.

"Penyebaran virus Omicron yang cepat sehingga perubahan protokol kesehatan yang tidak menentu membuat kami memutuskan untuk mundur dari Kejuaraan Dunia 2021. Kami tidak mau mengambil risiko," ucap Kabid Binpres PBSI Rionny Mainaky.

Selain Tim Pelatnas Indonesia, bintang tunggal putra Jepang, Kento Momota, juga dipastikan mengundurkan diri dari Kejuaraan Dunia Badminton lantaran cedera.

Meski Tim Pelatnas PBSI tak mengirimkan atlet, Indonesia masih punya wakil di Kejuaraan Dunia 2021 lewat kehadiran Dejan Ferdinansyah/Serena Kani (PB Djarum).

Sumber: PBSI/BWF/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

5 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

6 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

1 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

1 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

1 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

1 hari ago