steve-bruce-dalam-ancaman-untuk-dilengserkan
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Seiring musim ini (2021–2022) sudah berjalan tiga bulan, perubahan skuad besar-besaran Newcastle United sulit dilakukan.
Meski masih ada bursa transfer musim dingin pada Januari 2022, perombakan besar-besaran tidak akan efektif. Alhasil, perubahan yang bisa dilakukan pemilik baru The Magpies, PIF, adalah sektor pelatih.
Tujuh laga Premier League tanpa kemenangan (3 seri dan 4 kalah) dan menempati posisi satu setrip di atas juru kunci, tactician Steve Bruce berada dalam ancaman untuk dilengserkan.
Media-media Inggris pun menyindir Bruce sudah ditendang kalau melatih Watford FC. Ya, klub berjuluk The Hornets milik keluarga Pozzo itu menjadi yang pertama memecat pelatih (Xisco Munoz) sepekan lalu (3/10).
Fans The Magpies sebenarnya sudah sebulan terakhir menyerukan agar Bruce tak lagi menangani Jamaal Lascelles dkk.
Kabarnya, Mike Ashley sebagai owner sebelumnya tak mau merogoh kocek GBP 8 juta (Rp154,8 miliar) sebagai kompensasi jika memecat Bruce.
Bagi Mohammed bin Salman sebagai pemilik PIF, uang sebesar itu tentu bukan masalah. Berbicara kepada Daily Telegraph, Bruce masih ingin bertahan alias menuntaskan kontraknya yang habis di pengujung musim ini.
Tapi, pria 60 tahun itu pasrah seandainya di-PHK. "Saya harus realistis. Mereka pasti sudah mencari pelatih baru yang akan diperkenalkan di depan pemilik baru," tutur Bruce.
Laga ke depan The Magpies adalah menjamu Tottenham Hotspur di St James Park pekan depan (17/10).
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…