Categories: Olahraga

Menpora Merestui dan siap Beri Rekomendasi Liga 1 2021 Bergulir

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Liga 1 musim 2021–2022 dan Liga 2 2021 dapat lampu hijau dari pemerintah setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menggelar rapat koordinasi membahas kompetisi bersama para stakeholder secara virtual jelang pekan kedua Agustus kemarin.

Hadir dalam rapat Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Waketum PSSI Iwan Budianto, Sekjen PSSI Yunus Nusi, Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita, Kepala Biro Pembinaan dan Operasional Staf Operasi (Karobinops Sops) Polri Brigjen Pol Roma Hutajulu, serta Plt Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo.

Zainudin mengungkapkan, dalam rakor pihaknya mendengarkan bagaimana pemaparan Ketum PSSI dan Dirut PT LIB untuk menggelar kompetisi.

’’Kemudian direspons oleh yang mewakili BNPB dan juga oleh pihak Mabes Polri,’’ bebernya secara virtual kemarin.

Politikus Partai Golkar itu menuturkan, dari pemaparan yang dilakukan, disimpulkan bahwa PSSI dan PT LIB sudah siap menggelar kompetisi. Bahkan, perhelatan kali ini bakal lebih ketat dari ajang Piala Menpora yang sebelumnya bergulir.

Salah satu yang lebih ketat adalah perihal tempat penyelenggaraan. Jika di Piala Menpora tuan rumah ditentukan sebelum turnamen, Liga 1 yang menggunakan sistem enam series lebih fleksibel. Artinya, melihat zona aman untuk menyelenggarakan pertandingan.

Sebelumnya, Lukita membeberkan, setelah menyelenggarakan series pertama, pihaknya akan mengevaluasi dan melihat titik mana saja yang aman untuk menyelenggarakan pertandingan.

Karena itu, secara teknis Zainudin berkeyakinan bahwa penyelenggara bakal mampu melaksanakan dan menjaga prokes secara disiplin.

’’Jadi, perubahannya mengikuti situasi di wilayah. Sepakat dilaksanakan yang levelnya sudah level bawah. Kalau tiba-tiba level (kasus Covid-19) naik, penyelenggara berjanji memindahkan ke tempat yang levelnya bawah,’’ bebernya.

Selain dari sisi prokes yang lebih baik, Kemenpora beranggapan bahwa kompetisi penting untuk digulirkan. Dengan adanya kompetisi, masyarakat, khususnya pencinta sepak bola, punya hiburan.

’’Terkurung lama (di rumah) kan bosan juga. Kalau ada hiburan dan tontonan, mudah-mudahan imunnya akan naik,’’ ungkapnya.

Sisi ekonomi juga akan berputar. Sebab, pemasukan utama sebagian besar pemain dan pelatih berasal dari kompetisi. ’’Dengan berputarnya kompetisi, ini akan terbantu,’’ ucapnya.

Selain itu, kompetisi menjadi tumpuan bagi timnas Indonesia. Zainudin sulit membayangkan bagaimana timnas yang terbentuk tanpa adanya kompetisi.

’’Ada kompetisi saja susahnya setengah mati harus mencari pemain. Apalagi kalau tidak ada kompetisi. Akhirnya berkesimpulan kalau kompetisi penting. Dan pemerintah mendukung itu,’’ tegasnya.

Karena itu, Zainudin siap memberikan rekomendasi jika diminta Mabes Polri dan BNPB. ’’Di rakor tidak ada yang memberatkan. Tapi, ada catatan yang harus dipatuhi penyelenggara dan mirip yang Piala Menpora,’’ bebernya.

Zainudin menyebutkan, BNPB dan Mabes Polri memberikan masukan secara umum. Seperti tidak boleh ada nonton bareng dan tidak ada penonton yang bisa masuk ke area pertandingan.

’’Kalau yang di dalam (rakor) semua menyepakati ini sudah oke banget dan sudah teruji. Di stadion kan maksimal hanya 299 orang. Masuk harus swab antigen. Saya sudah alami itu,’’ katanya.

Namun, Zainudin menegaskan, pihak penyelenggara harus konsisten dalam menerapkan prokes karena durasi kompetisi yang lebih panjang dari turnamen.

’’Jangan sampai penyelenggara di tengah perjalanan tidak konsisten. Dari awal sampai akhir diingatkan untuk konsisten. Kita semua akan patuh itu,’’ ucapnya.

Penyelenggara sendiri sudah cukup matang untuk menggelar kompetisi. Bank BRI bakal menjadi sponsor utama. Nama BRI sendiri sudah diprediksi karena Lukita menyebutkan sponsor berasal dari perbankan dan lekat dengan warna biru.

Sumber: Jawapos.com

Editor: Eka G Putra

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Jalan Pasar Modern Telukkuantan Mulai Diperbaiki, Warga Sambut Gerak Cepat PUPR

PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.

20 jam ago

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

3 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

3 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

3 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

3 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

3 hari ago