Categories: Olahraga

Rexy Mainaky Bertahan di Thailand Sampai 2021

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Rexy Mainaky meluruskan kabar yang berkembang terkait masa depan karirnya sebagai pelatih timnas Thailand. Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, kontrak Rexy dengan timnas Negeri Gajah Putih habis akhir tahun ini dan dia tidak berniat memperpanjangnya.

Hal itu menimbulkan spekulasi bahwa dia akan pindah melatih timnas lain dalam waktu dekat.

Peraih emas Olimpiade Atlanta 1996 bersama Ricky Subagja itu membenarkan bahwa kontraknya dengan timnas Thailand berakhir setelah Olimpiade 2020. Namun, karena Olimpiade mundur hingga tahun depan, dia harus tetap mendampingi Kantaphon Wangcharoen dkk hingga multievent empat tahunan tersebut.

Pria kelahiran Ternate, 52 tahun lalu, itu kemudian menceritakan kronologi saat berbicara dengan mantan bintang Malaysia Tan Boon Heong di Facebook live yang viral itu. Jauh sebelum itu, sudah ada pembicaraan untuk melanjutkan melatih di Negeri Gajah Putih sampai Olimpiade tuntas.

"Jadi ya memang berakhir di akhir 2020. Tapi bukan maksud saya untuk tidak perpanjang, begitu," tutur Rexy kepada Jawa Pos kemarin (8/5).

Rexy juga mengaku sudah menandatangani perpanjangan kontrak dengan Asosiasi Bulu Tangkis Thailand (BAT). Tepatnya sepulang dari All England di Birmingham, Inggris, Maret lalu.

Selama pandemi Covid-19, latihan di timnas Thailand diliburkan. Atlet pulang ke rumah masing-masing. Namun, mantan Kabidbinpres PBSI itu terus memantau latihan Wangcharoen dkk melalui video. "Kami ikuti aturan pemerintah untuk latihan di rumah," jelasnya.

Dengan begitu, gugur sudah spekulasi bahwa Rexy akan cabut dari timnas Thailand sebelum Olimpiade. Selama ini, yang paling santer disebut sebagai pelabuhan dia selanjutnya adalah Malaysia. Dia punya sejarah bagus melatih di negeri jiran tersebut. Adik Richard dan Rionny Mainaky itu juga sudah mengantongi status di Malaysia.

Di Malaysia, salah satu prestasi terbesarnya adalah membawa Koo Kien Keat/Tan Boon Heong meraih kejayaan. Dia mendampingi pasangan itu merebut beberapa gelar bergengsi. Misalnya medali emas Asian Games 2006, juara All England 2007, hingga mengantarkan mereka menjadi ganda putra nomor satu dunia.

Rexy mengakui banyak yang bertanya kepadanya terkait pelabuhan selanjutnya setelah mengantarkan Thailand di Olimpiade. Namun, saat ini, dia ingin fokus membawa Thailand berprestasi di ajang multievent paling bergengsi di dunia itu.

Apalagi, saat ini kualifikasi masih terus berjalan. Setelah dari Olimpiade, barulah Rexy menentukan masa depannya. Malaysia tetap menjadi tujuan utama.

"Saya ada rumah di Kuala Lumpur. Sudah lama ditinggalin. Itu rencana ke depan saya (tinggal di Malaysia, Red)," ucap Kabidbinpres PP PBSI periode 2012–2016 tersebut.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago