red-bull-bawa-sayap-baru-ke-gp-australia-mercedes-dua-minggu-lagi
MELBOURNE (RIAUPOS.CO) – Red Bull bakal membawa upgrade besar pada mobil mereka ke GP Australia akhir pekan ini. Salah satunya sayap belakang yang diharapkan bisa semakin meredam efek memantul atau “porpoising” tertutama di trek lurus panjang.
Sementara sang rival, Mercedes, malah menunda upgrade yang sama pada akhir pekan ini. Padahal, pembaruan tersebut dirasa tepat dibawa ke Melbourne, lantaran sirkuit tersebut memiliki empat zona DRS.
Sejatinya, Mercedes yang lebih dulu berencana membawa upgrade sayap belakang ke Melbourne Park. Namun justru ditunda pada detik-detik terakhir.
Tim Silver Arrow mencoba mengurangi dampak “porpoising” dengan meninggikan posisi mobil dari permukaan aspal di Jeddah.
Memang, mereka berhasil mengurangi defisit kecepatan top speed mereka dari Red Bull di trek lurus hingga 11 kilometer per jam. Namun dampak buruknya, mobil menjadi sulit dikendalikan di tikungan.
Alhasil, Lewis Hamilton hanya finis di posisi ke-16 pada sesi kualifikasi. Muncul kabar bahwa Mercedes tidak akan hanya melakukan upgrade pada sayap belakang. Tapi juga bagian floor. Karena itu, pembaruan tersebut akan diperkenalkan di Imola, dua pekan setelah GP Australia.
”Tetap tidak ada (pembaruan) sayap belakang untuk Mercedes di Melbourne, seperti direncanakan sebelumnya. Sedangkan, Red Bull akan datang dengan sayap belakang baru,” cuit wartawan Belanda, Erik van Haren.
Pembalap Mercedes George Russell sebelumnya mengakui bahwa Red Bull cepat beradaptasi dengan regulasi teknis baru 2022. Namun memastikan bahwa setelah awal yang mengecewakan tahun ini, timnya bakal bekerja habis-habisan untuk mengejar mereka.
”Mereka (Red Bull) sepertinya melakukan pekerjan yang lebih baik untuk mengurangi efek drag dalam kecepatan tinggi. Pace mereka luar biasa saat ini,” ujarnya.
”Kami harus bekerja di semua area untuk mengejarnya,” akunya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…
Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…