Categories: Olahraga

Tradisi Mourinho Antar Semua Klub yang Ditangani Angkat Trofi, Tottenham Optimis

LONDON (RIAUPOS.CO) – Jose Mourinho punya tradisi unik yang bikin Tottenham Hotspur percaya diri juara Piala Liga Inggris. Juru taktik Portugal itu selalu memberikan trofi untuk tim yang baru ditanganinya pada musim penuh perdana. 

Tradisi itu dilakukannya sejak melatih FC Porto. Mourinho ditunjuk menduduki kursi kepelatihan di tengah musim 2001/2002 tepatnya pada Januari 2002 menggantikan Octavio Machado. 

Dia gagal membawa klub yang dijuluki Dragoes itu berprestasi. Namun Mourinho berjanji membawa Porto berjaya di musim berikutnya yakni 2002/2003. Pria yang dijuluki The Special One itu membuktikan ucapannya. 

Dia membantu tim meraih tiga gelar juara yakni Liga Portugal, Taca de Portugal dan Liga Europa di musim penuh perdananya. Bahkan Mourinho mengantarkan Dragoes meraih trofi Liga Champions 2003/2004. Kesuksesan tersebut yang membuatnya direkrut Chelsea musim panas 2004. 

Magis Mourinho kembali keluar di Stamford Bridge. Dia langsung memenangkan dua titel yakni Liga Inggris dan Piala Liga Inggris di musim penuh pertama melatih Klub London Barat itu. 

Setelahnya Mourinho menangani Inter Milan pada musim panas 2008. Pelatih 57 tahun itu mengantarkan I Nerazzurri juara Liga Italia 2008/2009. Semusim berselang Mourinho bahkan sukses meraih treble winners bersama Klub Kota Mode Italia itu. Inter menyabet scudetto, Coppa Italia dan Liga Champions. 

Kesuksesan juga didapatkan Mourinho saat hijrah ke Real Madrid pada 2010. Dia membuat Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mengangkat trofi Copa del Rey 2010/2011 usai mengalahkan rival abadi Barcelona di final. Dia kembali dipercaya melatih Chelsea pada musim panas 2013. Namun dia gagal mendapat piala di musim penuh perdana. 

Setelah itu Mourinho menangani Manchester United (MU) pada musim panas 2016. Racikannya membantu Zlatan Ibrahimovic dan kolega juara Piala Liga Inggris dan Liga Europa. 

Kini Mourinho menangani Tottenham di tengah musim yakni sejak Desember 2019 untuk menggantikan Mauricio Pochettino. Dia gagal melanjutkan perjuangan Pochettino dengan mempersembahkan sebuah trofi. 

Tapi The Special One punya peluang meraih trofi pada musim penuh perdananya. Tottenham akan melakoni partai final Piala Liga Inggris pada April mendatang di Wembley melawan Manchester City.

Sumber: Sky Sports/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Todong Kasir dengan Senpi, Perampok Gondol Rp5 Juta dari ATM Mini di Mandau

Dua perampok bersenjata gasak Rp5 juta dari ATM mini di Mandau. Polisi masih memburu pelaku…

31 menit ago

Logo MTQ Riau ke-44 Diluncurkan, Kuansing Tampilkan Nuansa Budaya Melayu

Kuansing resmi meluncurkan logo MTQ Riau 2026 dengan konsep budaya Melayu dan pawai air di…

3 jam ago

Kepesertaan JKN di Inhil Capai 98,64 Persen, Keaktifan Masih Jadi Tantangan

Peserta JKN di Inhil mencapai 721 ribu jiwa atau 98,64 persen penduduk, namun tingkat keaktifan…

9 jam ago

Jemaah Haji Kampar Kloter 05 Tiba Selamat di Makkah

Jemaah calon haji Kampar Kloter 05 tiba selamat di Makkah dan langsung melaksanakan umrah wajib…

15 jam ago

SMAN 2 Rengat Kokoh di Puncak Putaran Pertama Riau Pos-HSBL

Persaingan Riau Pos-HSBL di Rengat berlangsung sengit. SMAN 2 Rengat sementara memimpin klasemen putaran pertama.

18 jam ago

Pretty Blossom Resmi Ekspansi ke Pekanbaru, Ramaikan Industri Wedding

Pretty Blossom Decoration resmi hadir di Pekanbaru dan ikut meramaikan expo wedding Maison Blush di…

20 jam ago