penonton-akan-diizinkan-menyaksikan-final-di-stadion
NYON (RIAUPOS.CO) – Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) berencana akan mengizinkan penonton untuk menyaksikan laga final Liga Champions 2020-2021. Meski demikian, jumlah penonton akan terbatas.
Partai puncak Liga Champions akan mempertemukan dua klub asal Inggris, Manchester City dan Chelsea. Chelsea menyingkirkan Real Madrid, sementara Man City mengandaskan Paris Saint-Germain (PSG).
Laga final akan berlangsung di Stadion Olimpiade Ataturk, Istanbul, Turki. UEFA pun sudah memastikan bahwa pertandingan tetap berlangsung di sana, meski tingginya paparan Covid-19 di Turki.
"Kami yakin penguncian sementara yang berlaku (di Turki, red) hingga 17 Mei tidak akan berdampak pada pertandingan," jelas pernyataan dari UEFA.
“UEFA terus bekerja sama dengan Federasi Sepakbola Turki dan otoritas lokal dan nasional untuk menggelar pertandingan dengan aman,” jelas pernyataan itu.
"Informasi rinci mengenai kapasitas untuk pertandingan, perjalanan dan rincian tiket akan dikomunikasikan kepada publik," tambah pernyataan tersebut.
Laporan Sky Sports, UEFA akan mengizinkan 8 ribu penonton menyaksikan laga final. Itu artinya, UEFA menjual 4 ribu tiket untuk suporter Man City dan Chelsea.
Pemerintah Inggris saat ini menerapkan larangan terbang ke Turki karena tingginya risiko paparan Covid-19 di negaranya Recep Tayyip Erdogan itu.
Dari pihak pemerintah Turki, tidak ada aturan yang bakal menyulitkan kedatangan suporter asal Inggris ke sana, setelah penghapusan syarat memiliki hasil negatif tes Covid-19 bagi warga Inggris yang memasuki Turki sejak 15 Mei.
Namun, regulasi pemerintah Inggris mungkin akan menghalangi keberangkatan para suporter ke Turki, sebab berlaku pembatasan kecuali perjalanan-perjalanan penting.
Sementara itu dari kalangan dalam negeri Inggris, dengan terjadinya All English Final di Liga Champions, mulai muncul desakan agar pertandingan dimainkan di Inggris saja agar suporter lokal tidak kesulitan menghadiri langsung. Namun belum ada keputusan apa pun tentang hal ini.
Sumber: Sky Sports/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun
Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…
Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…
BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…
Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…
PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…
Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…