Categories: Olahraga

Kelelahan Jadi Alasan

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dua kali unggul. Dua kali tersusul. Dan akhirnya tumbang. Itulah petaka yang terjadi saat Timnas Indonesia menjamu Malaysia pada matchday pertama Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G.

Beto Goncalves sempat membuat Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bergemuruh lewat golnya pada menit ke-11.  Namun, gol pemain naturalisasi timnas ini dibalas oleh pemain naturalisasi Malaysia, Mohamadou Sumareh (36).

Beto kembali mengoyak gawang Malaysia tujuh menit sebelum babak pertama berakhir. Tapi, Malaysia merajalela di babak kedua. Dua gol mampu mereka sarangkan ke gawang Andritany Ardhiyasa. Masing-masing lewat Muhammad Syafiq (66') dan Sumareh di masa injury time.

Kekalahan ini langsung menempatkan Garuda di posisi juru kunci klasemen sementara Grup G.  Sebab, pada laga lainnya Vietnam berhasil menahan imbang tuan rumah Thailand. Kekalahan dari Malaysia juga sulit diterima pelatih timnas Simon McMenemy. Dia menyebut kekalahan timnya kemarin sangat menyakitkan.

"Kami unggul dua kali. Babak pertama kami kuasai pertandingan, setalah itu lawan berhasil ambil alih,"’ beber Simon.

Namun, Simon tetap respek kepada lawannya. Dia memuji kualitas Malaysia yang baik karena hasil dari kompetisi. Hasil dari perencanaan yang matang dalam menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 kali ini. Salah satu contohnya adalah kompetisi yang sudah libur. Simon membandingkan dengan anak asuhnya yang datang ke pemusatan latihan dalam kondisi kelelahan.

’"Tiga kali bermain selama seminggu. Lilipaly dan Andik (Vermansyah) misalnya. Mereka datang dalam keadaan capek setelah bermain di liga banyak sekali. Ini bukan excuse, tapi kenyataan. Saya tetap mengakui kalah dan selamat untuk Malaysia,’’ papar mantan pelatih Bhayangkara FC itu.

Simon tetap bertanggungjawab atas kekalahan skuadnya. Dia menjelaskan anak asuhnya sudah bekerja keras untuk Indonesia. "’Lihat tadi, mereka berlari sampai tidak bisa berlari lagi. Banyak yang kolaps di akhir pertandingan karena kelelahan,’" tuturnya.

Sementara itu, pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe mengaku masih belum percaya kalau skuadnya bisa bawa pulang tiga poin dari Jakarta. Apalagi, timnya bermain di hadapan ribuan pendukung tuan rumah.

"Tapi pemain tetap bersemangat. Luar biasa kami akhirnya bisa balas dua gol dan cetak gol di akhir pertandingan," bebernya.
Sumareh juga sependapat dengan pelatihnya. ’"Tidak mudah main di sini dengan fans yang luar biasa. Tapi kami sudah berkomitmen memberi semuanya, dan hasilnya luar biasa," terangnya.(rid/bas/jpg)

Editor: Firman Agus

 

Share
Published by

Recent Posts

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

15 jam ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

15 jam ago

UIN Suska Riau Kukuhkan Prof Afrizal Nur Sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer Pertama

Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…

16 jam ago

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Kota Pekanbaru Jadi 800 Meter

Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…

18 jam ago

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

2 hari ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

2 hari ago