Jaya Kusuma
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – National Paralympic Committee (NPC) Riau, organisasi yang membina atlet disabilitas, mengintruksikan para atletnya untuk latihan mandiri sejak awal Desember 2024. Latihan mandiri sebagai persiapan menatap Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) ASEAN Paragames 2025.
“Mulai awal Desember ini atlet kita yang meraih medali di Peparnas kemarin mulai latihan,” kata ketua NPC Riau, Jaya Kusuma, Ahad (2/12/2024).
Disampaikannya, sejauh ini NPC Pusat secara resmi belum memanggil paralimpian Riau untuk masuk ke Pelatnas ASEAN Paragames 2025. Namun secara lisan NPC Pusat menyebut peraih medali terutama emas di Peparnas 2024 akan dipanggil ke Pelatnas.
Diperkirakan pemanggilan secara resmi akan mulai dilakukan NPC Pusat pada Januari atau Februari tahun depan. Sehingga Desember menjadi persiapan yang tepat buat paralimpian asal Riau.
“Jadi Desember ini waktu yang tepat memulai latihan. Biar jangan kaku saat di Pelatnas nanti,” ujarnya.
Ia juga berkeyakinan peraih emas di Peparnas 2024 akan dipanggil ke Pelatnas. Begitu juga peraih perak berkemungkinan besar juga ada yang dipanggil. “Makanya saya minta atlet elet, peraih emas dan perak, latihan lagi di tempat kita,” ujarnya.
Pada Peparnas 2024 lalu, paralimpian Riau berada diperingkat ke-6 dengan koleksi 27 emas, 26 perak dan 51 perunggu. Bila dibanding dengan hasil Peparnas Papua XVI 2021 di Papua, hasil Peparnas XVII 2024 mengalami kenaikan, baik dari sisi peringkat maupun perolehan medali.
Di Peparnas 2021 di Papua, paralimpian Riau berada diperingkat ke-7 dengan 26 emas.
Rincian medali Riau di Peparas 2024 yakni pada cabor anggar kursi roda, Riau meraih 1 perak dan 5 perunggu. Judo tuna netra menyumbang 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu. Para angkat berat meraih 1 emas, 4 perunggu.
Atletik menyumbang 13 emas, 5 perak dan 11 perunggu. Kemudian orang bulutangkis menyumbang 1 emas, 1 perak dan 7 perunggu. Catur meraih 1 perak dan 1 perunggu.
Kemudian cabor para renang meraih 7 emas 6 perak dan 8 perunggu. Para taekwondo meraih 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu. Para Ten-Pin Bowling menyumbang 1 emas, 9 perak dan 7 perunggu. Para tenis meja meraih 2 emas dan 3 perunggu.
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…