Lorenzo Akui Nasibnya Makin Buruk Usai KecelakaanÂ
BURIRAM (RIAUPOS.CO) — Nasib buruk seakan tidak mau jauh dari Jorge Lorenzo dalam setahun terakhir. Rangkaian cedera membuat tubuh pembalap berusia 32 tahun itu tidak pernah berada dalam kondisi yang 100 persen bugar. Ia yakin adaptasinya terhadap motor RC213V tidak akan selama ini jika tidak cedera.
Rangkaian nasib buruk itu dimulai dari MotoGP Aragon 2018 di mana Jorge Lorenzo mengalami patah jari kaki kanan. Memaksakan diri tampil di Thailand walau belum 100 persen, Por Fuera malah terjatuh hingga absen mengaspal pada balapan perdana di Negeri Gajah Putih musim lalu.
Setelah cukup pulih, Jorge Lorenzo kembali mengalami cedera saat berlatih dengan motocross pada Januari 2019. Ujung telapak tangannya patah sehingga harus absen pada tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Kesialan kembali menghampiri ketika mengaspal di MotoGP Belanda 2019. Pembalap bernomor 99 itu terjatuh pada sesi latihan bebas usai kecelakaan parah sehingga harus absen di tiga balapan. Jorge Lorenzo yakin, cedera terakhirnya ini menghambat progres adaptasi dengan motor RC213V.
“Saya akan berada dalam kondisi 100 kali lebih baik jika tidak terjauh di Sirkuit Assen (Belanda) karena setelah tiga bulan Anda betul-betul melupakan apa yang sudah dipelajari,” ujar Jorge Lorenzo, dilansir dari Marca, Rabu (2/10).
“Anda harus memulai kembali dari awal di semua area, tidak hanya secara fisik, tetapi juga bagaimana mengendarai motor ini. Saya mendapat lebih banyak cedera, tetapi kali ini butuh dua bulan untuk kembali membalap,” pungkas juara dunia MotoGP tiga kali itu.(int/eca)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…