Categories: Olahraga

Moment kebangkitan

(RIAUPOS.CO) — POIN penuh diperoleh PSPS saat mengalahkan Blitar United 1-0 dalam lanjutan Liga 2 Wilayah Barat di Stadion Rumbai, Selasa (3/9). Gol tuan rumah Askar Bertuah -julukan PSPS- dicetak melalui kaki Dwi Riki Saputro menit ke-48. Dengan kemenangan ini, posisi PSPS naik satu tingkat ke urutan kesebelas dengan 10 angka, dengan jumlah dua menang, empat imbang dan delapan kalah. Poin tersebut sama dengan yang diperoleh Blitar United, namun PSPS kalah selisih gol.

Ini merupakan hasil positif pertama setelah selalu meraih hasil yang kurang bagus dan sekaligus momen kebangkitan PSPS pada putaran kedua.

Pelatih PSPS Raja Faisal mengungkapkan permainan anak- anak menghadapi Blitar United cukup bagus. “Anak-anak bermain bagus, sesuai dengan instruksi yang diberikan, mereka jalankan dengan baik di lapangan. Ini kemenangan berharga dan perdana di putaran kedua yang sesuai dengan target meraih poin penuh,” ujarnya. 

Untuk itu, ke depannya Raja akan melakukan evaluasi di lini pertahanan. Mengingat di laga menghadapi Blitar United, PSPS masih lemah di bagian pertahanannya. “Ke depan akan kita perbaiki kelemahan lini pertahanan. Kita akan akan evaluasi,” terangnya. 

Sementara itu, Pelatih Blitar United Liestiadi mengungkapkan kekecewaannya kepada wasit. Ia melihat wasit dengan sengaja menggiring pertandingan tersebut agar lebih menguntungkan tuan rumah dengan keputusan-keputusan yang diberikan wasit. “Saya akui permainan kedua tim berimbang,”ujarnya.

Bermain di depan pendukungnya, anak asuh Raja Faisal langsung tampil menekan sejak menit awal. Hanya saja, belum ada peluang emas tercipta di menit awal.

Dua menit berjalan, Riki Dwi Saputro telah memberi ancaman serius ke gawang lawan dengan melakukan intersep ke mulut gawang Blitar United. Namun, usahanya gagal setelah tendangan volinya melebar dari tiang gawang. Delapan menit kemudian PSPS kembali memperoleh peluang melalui first time Danil Junaidi, tapi masih mengenai tiang gawang. Usaha Askar Bertuah kembali gagal di menit ke-16. Sundulan Riki masih bisa diantisipasi pemain Blitar United. 

Setelah setengah jam laga berlangsung, jual beli serangan kedua tim tersaji. Bahkan, pemain depan Blitar United kerap mencoba menembus barisan pertahanan PSPS.

Danil Junaidi dengan sigap mengawal barisan pertahanan. Alhasil, hingga turun minum, belum ada gol tercipta. 

Memasuki babak kedua pelatih PSPS memasukkan pemain pengganti. Hasilnya, baru berjalan tiga menit, PSPS berhasil menjebol gawang Blitar United. 

Serangan cepat yang dibangun dari lini kanan, berhasil menembus jantung pertahanan Blitar. Ifrawadi yang melakukan tendangan, membentur lawan, sehingga terjadi kemelut di kotak penalti Blitar. Bola liar di shoting keras Riki berbuah gol. Dan hingga laga berakhir, PSPS menang dengan skor tipis 1-0.(eca)

 

Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 menit ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

14 menit ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

53 menit ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

21 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

21 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

21 jam ago