MADRID (RIAUPOS.CO) – Posisi Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane di ujung tanduk. Dia terancam dipecat usai Los Blancos kandas 0-2 dari Shakhtar Donetsk pada matchday kelima Liga Champions di NSK Olimpijs'kyj, Rabu (2/12/2020) dini hari WIB.
Ironisnya, kekalahan itu terjadi setelah Madrid dipermalukan Deportivo 1-2 pada La Liga akhir pekan lalu.
Dua hasil buruk itu mempersulit hidup Zidane di Ibu Kota Spanyol itu. Musim 2020/2021 memang menjadi musim yang sulit bagi Los Blancos. Datang sebagai juara bertahan La Liga, mereka hanya memenangkan tujuh dari 14 pertandingan mereka di semua ajang musim ini, dengan hasil imbang tiga kali dan kalah empat kali.
Di Liga Champions, penampilan mereka juga jauh dari kata mengesankan. Setelah kalah di kandang dan tandang melawan Shakhtar, mereka juga hanya menyelamatkan satu poin dari kandang Borussia Monchengladbach.
Situasi itu membuat banyak pihak melupakan 10 trofi yang pernah diraih Zidane sebagai pelatih Madrid. Kini, masa depannya mulai dipertanyakan. Akankah Los Blancos tetap mempertahankan jasanya, atau menggantinya dengan pelatih lain?
Dari hasil survei yang dilakukan Marca, Kamis (3/12/2020), ternyata dari 7.532 responden masih lebih banyak yang berharap Zidane diberi kesempatan membenahi krisis dalam skuat Los Blancos.
Setidaknya, 58 persen memilih agar Zidane tetap dipertahankan. Sementara 42 persen ingin sang arsitek diganti.
Sumber: Marca/News/Mirror
Editor: Hary B Koriun
Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…
BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…
Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.