PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kembali ditundanya kompetisi Liga 2 Indonesia hingga Februari 2021 dirasakan klub peserta sebagai tekanan yang cukup berat. Lantaran, selain kemampuan pemain yang dikhawatirkan menurun, potensi yang dimiliki juga terancam.
Bagi PSPS Riau, tentunya dengan batalnya lanjutan liga 2 karena pandemi COVID-19 ini, mereka harus melakukan recovery ulang pemain sebelum gelaran dilanjutkan nantinya.
"Saat ini kita sudah liburkan pemain sampai batas waktu yang tidak ditentukan," kata Media Officer PSPS Riau, M Teza Taufik, kepada RiauPos.co, Selasa (3/11).
Para pemain Askar Bertuah ini akan dikumpulkan kembali ke markasnya di Pekanbaru setelah keputusan liga benar-benar valid dilaksanakan. Sebagai tuan rumah di grup C, mereka tentunya merasa kecewa lantaran kompetisi yang belum juga dapat digelar.
"Pemain akan kembali sampai ada kejelasan perihal putaran kompetisi liga 2 nanti," ujarnya.
Saat ini, para punggawa PSPS Riau sebagian besar sudah kembali ke kampung halamannya masing-masing. Namun demikian, mereka tetap disarankan untuk melakukan latihan mandiri agar mampu menjaga potensi yang dimiliki.
Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…
SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…
Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…