aleix-espargaro-dedikasikan-livery-helmnya-untuk-sang-putri-mia
CATALUNYA (RIAUPOS.CO) – Grand Prix Catalunya tak sekadar balapan kandang bagi Aleix Espargaro. Tapi juga salah satu yang spesial sehingga jagoan Aprilia itu akan mengenakan livery helm yang didedikasikannya untuk sang putri, Mia.
Datang ke Sirkuit Barcelona-Catalunya dengan empat podium beruntun dari balapan sebelumnya serta kemenangan perdana di kelas premier, Espargaro mendedikasikan balapan seri kedelapan musim ini untuk Mia.
Desain helm yang ia tujukan juga kepada tim dokter yang membantu menyelamatkan nyawa sang buah hati, menyusul komplikasi jantung saat lahir. Helm itu dibalut warna merah muda dengan tulisan MIA di bagian belakangnya.
“Empat tahun lalu, di sini saat GP Barcelona, anak kembar saya lahir. Dan putri saya memiliki masalah dengan jantungnya,” kata Espargaro di jumpa pers pralomba, dilansir MotoGP.
“Dia harus dioperasi dua kali dan saya sangat sedih kala itu. Terima kasih kepada CorAll Family dan tim dokter yang membuat semuanya menjadi mungkin (terselamatkan). Mia masih terlalu kecil untuk menyadari ini, tapi bagi para dokter, bagi semua orang di CorAll Family, ini cara saya mengucapkan terima kasih kepada mereka,” ujar Espargaro.
Espargaro tiba di Catalunya sebagai salah satu penantang serius juara dunia setelah pembalap Spanyol itu kini bercokol di peringkat dua klasemen dengan selisih delapan poin saja dari Fabio Quartararo yang memuncaki klasemen.
“Tahun ini terasa sama sekali berbeda karena saya tiba dengan kondisi terbaik dalam karier saya. Jadi, bertarung di barisa depan adalah hal yang fantastis. Saya merasa sangat baik dan akan mencoba menikmatinya sebisa mungkin, bekerja keras sedari FP1 untuk menyiapkan motor dan menampilkan yang terbaik pada Minggu,” ungkapnya.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…