Categories: Olahraga

Klok: Tak Mudah Mengelola Klub SepakbolaÂ

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Gelandang Persija Jakarta, Marc Klok, mengomentari pemberitaan soal akuisisi klub sepakbola. Meski tak menyebut nama, pemain kelahiran Belanda itu menjelaskan bahwa mengelola klub sepakbola bukan perkara mudah.

Sebelumnya aktor dan presenter Raffi Ahmad, pemilik RANS Entertainment, bersama Prestige Motocars, mengakuisisi klub sepakbola Cilegon United FC, dan mengubah namanya menjadi RANS Cilegon FC.

Raffi Ahmad dan Rudy Salim tidak menyebut nilai akuisisi klub. Namun, Jumat (2/4/2021) Rudy mengungkapkan besaran investasi mencapai Rp300 miliar. RANS Cilegon FC sendiri akan berlaga di Liga 2.

Rudy mengatakan pembangunan klub, termasuk infrastruktur penunjang seperti lapangan sepakbola di 10 kota. Dia dan Raffi juga akaN membangun akademi sepakbola, menelan biaya di atas Rp300 miliar.

Anak Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangaraep, lebih dulu bergerak masuk ke dunia sepakbola. Dia bersama Erick Thohir dan Kevin Nugroho menjadi pemilik saham Persis Solo yang baru. Persis juga bermain di Liga 2.

Kaesang memiliki 40 persen saham Persis, sementara Kevin 30 persen, dan Menteri BUMN Erick Thohir 20 persen dari total 90 persen saham PT PSS yang ditawarkan. Sementara sisa 10 persen masih untuk 26 klub internal.

Klok melalui akun Twitter-nya turut mengomentari pemberitaan akuisisi klub yang ramai disiarkan. Dia menuturkan bahwa mengelola klub sepakbola banyak rintangan dan tantangan.

“Ramai akuisisi klub. Tapi mengelola klub sepak bola bukan perkara mudah ternyata,” tulisnya.

“Banyak rintangan dan tantangan, seperti yang diceritakan salah satu dokumenter terbaik pengolaan klub sepakbola Italia: Como 1907.”

“Siapa yang punya cita-cita punya klub sepakbola?” tambah dia.

Como 1907, yang dimaksud  Klok adalah klub yang bermain di kasta ketiga Liga Italia. Klub ini dibeli konglomerat Indonesia, dua bersaudara pendiri Grup Djarum, Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono pada 2019 silam. Kisah Como 1907 tersaji dalam film dokumenter berjudul The American: Como 1907.

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

883 Jemaah Haji Riau Tiba di Madinah, Tujuh Orang Tunda Berangkat

Sebanyak 883 jemaah haji Riau tiba di Madinah. Tujuh jemaah tertunda berangkat karena kondisi kesehatan…

6 jam ago

PLN Perkuat Transparansi, Konsultasi Publik Digelar di Tanjung Medan

PLN UIP Sumbagteng gelar konsultasi publik di Rohil. Warga dilibatkan untuk memastikan proyek listrik berjalan…

8 jam ago

Polisi Bongkar Penyalahgunaan Solar Subsidi di Kuansing, Satu Pelaku Ditangkap

Polres Kuansing ungkap penyalahgunaan solar subsidi di SPBU. Satu pelaku diamankan, satu DPO kabur, BBM…

9 jam ago

Plastik Mahal, Minyak Goreng Ikut Naik: Ini Penjelasannya

Harga minyak goreng naik akibat lonjakan harga energi dan plastik. Sementara itu, Minyakita justru turun…

9 jam ago

Petinju Kuansing Bersinar di Danlanud Cup, Raih Emas dan Perak

Dua petinju Kuansing raih emas dan perak di Danlanud Cup Bangka Belitung. Prestasi ini jadi…

9 jam ago

Semarak Hardiknas di Rohul, Dari FTBI hingga Drumband Ramaikan Kegiatan

Hardiknas di Rohul diramaikan berbagai lomba edukatif. Kegiatan ini bertujuan mendorong kreativitas dan memperkuat karakter…

12 jam ago