Categories: Kampar

Tabrakan Beruntun di Bangkinang, 2 Meninggal, 4 Luka-Luka

BANGKINANG (RIAUPOS.CO) — Tabrakan maut terjadi dalam Kota Bangkinang sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat (2/4). Tabrakan beruntun yang melibatkan dua sepeda motor dan dua mobil ini menewaskan dua orang dan empat lainnya mengalami luka-luka. Terekam CCTV, rentetan tabrakan terjadi di Jalan Tuanku Tambusai, mulai depan Kantor Dishub Kampar hingga depan Kantor KONI Kampar, Kecamatan Bangkinang Kota.

Kasat Lantas Polres Kampar AKP Angga Wahyu Prihantoro menjelaskan, kecelakaan lalu lintas itu bermula pada saat mobil dengan BM 1468 FO yang dikemudikan Heri Susanto (60), pensiunan ASN, warga Kelurahan Bangkinang, bergerak dari arah Jalan Ahmad Yani menuju arah jalan lingkar. Pada saat itu pengemudi bergerak dengan kecepatan tinggi menjelang sampai di lokasi tabrakan di  depan Kantor Dishub Kampar.

Saat itu, pengemudi mobil bergerak ke kanan dan menabrak sepeda motor BM 5408 OZ yang dikemudikan Zukri Efendi (41) yang sedang berboncengan dengan istrinya Hefniati (41), warga Kelurahan Langgini, yang bergerak dari arah berlawanan. Mobil itu kemudian juga menabrak bagian samping mobil BM 1150 ZJ yang kemudikan Masnidar (51), warga Kelurahan Langgini, yang datang dari arah berlawanan.

Tidak langsung berhenti, setibanya di depan Universitas Pahlawan, mobil yang dikemudikan Heri juga menabrak sepeda motor dengan BM 3953 JJ yang dikendarai Nur Asni (37) bersama Amelia (16) yang juga masih warga Kelurahan Langgini. Keduanya ditabrak dari arah belakang sehingga keduanya terpental keras dari sepeda motor. Dua pengendara sepeda motor ini dinyatakan tewas di tempat. "Semua korban kecelakaan ini langsung dibawa ke RSUD Bangkinang. Dua di antaranya Nur Asni dan Amelia dinyatakan meninggal dunia," sebut Kasat Lantas.

Ketika ditanya terkait indikasi-indikasi atau dugaan kelalaian dalam tabrakan beruntun ini, Angga menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. Para korban selamat juga saat ini masih dalam perawatan. Sementara itu, dua korban meninggal dunia langsung dikebumikan malam tadi.
Pantauan Riau Pos pada siang harinya, dua sepeda motor yang tertabrak, baik dari lawan arah maupun yang tertabrak dari belakang, dalam kondisi hancur. Begitu juga mobil yang dikemudikan Heri hancur pada bagian depan. Sementara mobil warna putih yang dikemudikan Masnidar mengalami rusak parah pada bagian samping, kaca dan atap bagian depan.

Dua sepeda motor yang terlibat tabrakan beruntun ini sudah hampir tidak berbentuk. Menurut sejumlah saksi mata dan juga dari rekaman CCTV, sepeda motor yang pertama kali tertabrak terpental beberapa meter. Sementara sepeda motor berikutnya usai tertabrak, juga terseret beberapa meter sebelum mobil berwarna abu-abu metalik yang diemudikan Heri tersebut terhenti di tengah jalan. (end)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

2 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

2 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

2 hari ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

2 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

3 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

3 hari ago