tradisi-korsel-berlanjut-di-piala-dunia
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Untuk kali kesepuluh atau beruntun dalam sembilan edisi terakhir, Korea Selatan (Korsel) tampil di Piala Dunia. Tadi malam (1/2) timnas berjuluk Kesatria Taeguk itu menjadi tim ke-15 yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kemenangan dua gol tanpa balas atas Syria di venue netral, Rashid Stadium di Dubai, memastikan Korsel mendampingi Iran lolos dari Grup A kualifikasi putaran ketiga zona AFC (Asia). Menyisakan dua matchday lagi, persaingan di Grup A tinggal mencari siapa yang finis peringkat ketiga untuk diadu dengan peringkat ketiga dari Grup B.
Pemenang dari fase putaran keempat itu berhak maju dalam playoff antarkonfederasi. Lawannya adalah peringkat kelima kualifikasi zona Conmebol (Amerika Latin).
"Sejak awal, target kami memang ingin segera memastikannya (lolos ke putaran final Piala Dunia 2022, red) begitu ada kesempatan," kata pelatih Korsel Paulo Bento seperti dilansir AFP.
Kepastian Korsel lolos ke Piala Dunia 2022 turut membangkitkan memori tentang performa Kesatria Taeguk dalam Piala Dunia 2018.
Memang, kala itu mereka gagal lolos dari fase grup. Tapi, Korsel yang kala itu dilatih pelatih Indonesia saat ini, Shin Tae-yong, berhasil mengalahkan juara bertahan Jerman pada matchday pemungkas.
Nah, skuad Korsel saat ini diprediksi bisa lebih baik dari empat tahun lalu. Salah satu tolok ukurnya, dalam dua matchday terakhir, Kesatria Taeguk mampu meraih kemenangan meski minus dua bintang Premier League mereka, Son Heung-min dan Hwang Hee-chan, yang sama-sama cedera.
Berbeda dari Grup A yang telah mendapatkan dua peraih tiket lolos otomatis, penentuan peraih tiket lolos dari Grup B masih sengit. Arab Saudi, Jepang, dan Australia sama-sama berpeluang.
Arab Saudi sejatinya memiliki kesempatan menyegel tiket lolos seandainya mampu mengalahkan tuan rumah Jepang di Saitama Stadium 2002, kemarin.
Tetapi, Arab Saudi malah menelan kekalahan 0-2. Itu adalah kekalahan pertama The Green Falcons –julukan Arab Saudi– selama kualifikasi Piala Dunia 2022.
Gol-gol Samurai Biru –julukan Jepang– dicetak gelandang serang Liverpool FC Takumi Minamino dan winger Junya Ito yang memperkuat klub Jupiler Pro Belgia, KRC Genk.
"Kemenangan yang sangat krusial. Para pemain memiliki tekad kuat untuk tidak kalah kali kedua melawan mereka (Arab Saudi di kualifikasi Piala Dunia 2022, red)," ungkap pelatih Jepang Hajime Moriyasu kepada The Japan Times. Dalam pertemuan sebelumnya di Jeddah (8/10/2021), Jepang keok 0-1.
Samurai Biru juga dituntut menang lantaran lawan berikutnya atau pada matchday kesembilan (24/3) adalah Australia. The Socceroos baru memainkan matchday kedelapan melawan Oman dini hari kemarin (2/2).(jpg)
Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…
Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…
Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…
Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…
Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.
PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…