vietnam-v-indonesia-mengusung-spirit-2013
BEKASI (RIAUPOS.CO) – Kehadiran pelatih Shin Tae-yong (STY) menjadi harapan baru di tengah seretnya prestasi tim nasional Indonesia. Memang, sejak datang akhir Desember 2019, belum ada piala yang dipersembahkan pelatih asal Korea Selatan itu. Namun, tangan dingin STY mulai memberikan dampak berarti bagi perjalanan timnas. Yang terbaru, STY meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia 2023.
Torehan manis STY di timnas senior diharapkan berlanjut ke timnas U-19 yang hari ini memulai perjuangan di pentas AFF Cup U-19 2022. Apalagi, timnas U-19 berstatus tuan rumah. Karena itu, publik sepakbola Indonesia berharap STY tidak hanya bisa membawa timnas U-19 melaju ke final, tetapi juga bisa mengulang kesuksesan timnas U-19 pada AFF U-19 tahun 2013.
Saat itu, Indonesia U-19 berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 7-6 lewat babak adu penalti di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur. STY akan berusaha mewujudkan harapan itu. Meski, pada pertandingan perdana, timnas U-19 sudah langsung bertemu lawan kuat. Yaitu, Vietnam U-19.
Kedua tim akan bertanding malam ini pukul 20.30 WIB di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat (live Indosiar). STY menilai Vietnam U-19 sebagai lawan berat. Namun, dia yakin skuadnya bisa melewati pertandingan pertama dengan baik.
"Apalagi, kami bermain di rumah sendiri. Suporter bisa datang ke stadion mendukung kami. Atmosfer seperti ini sangat positif untuk kami. Kami akan lebih bersemangat," ujar mantan pelatih timnas Korea Selatan itu dalam sesi konferensi pers di Jakarta, Jumat (1/7).
Menurut STY, persiapan timnas U-19 sudah cukup matang untuk mengarungi AFF Cup U-19. Skuad Garuda Muda sudah berlatih bersama sejak 20 Juni. "Sekarang waktunya kami bertanding. Kami akan bekerja maksimal demi mencapai hasil terbaik," tegas mantan pemain dan asisten pelatih Queensland Roar tersebut.
Sementara itu, pelatih Vietnam U-19 Dinh The Nam menilai, pertandingan melawan Indonesia U-19 tidak akan mudah. Namun, dia akan meminta para pemainnya untuk berjuang habis-habisan. Meski, Vietnam U-19 akan bermain di bawah tekanan suporter Indonesia.
"Kami datang ke sini untuk memberikan yang terbaik. Jadi, kami harus bermain maksimal sepanjang perhelatan turnamen ini," ucapnya.
Dinh menambahkan, Indonesia U-19 merupakan salah satu lawan berat di Grup A. Dia memperhatikan cara bermain Indonesia U-19 saat mereka berlaga di Toulon Cup 2022. "Pemain Indonesia sangat cepat dan energik. Mereka bermain dengan rasa percaya diri tinggi. Kami harus mewaspadai mereka," tegasnya.(fiq/c17/ali/jpg)
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby menerima dua penghargaan dari Menteri Agama RI pada pembukaan MTQ Riau…
Mahasiswa ITB Indragiri mengembangkan agroeduwisata melon madu di Rengat. Selain menjadi tempat belajar, lokasi ini…
Pemancing bernama Riki ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Danau PLTA Koto Panjang. BPBD mengimbau…
Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Ribuan penonton hadir, sementara…
Pawai taaruf MTQ Riau ke-44 di Teluk Kuantan berlangsung meriah. Sebanyak 17 ribu peserta dan…