Categories: Olahraga

Reli di Arab Saudi Adalah Ujian Terbesar Alonso setelah F1

RIYADH (RIAUPOS.CO) — Reli Dakar 2020 di Arab Saudi bakal berbeda dan lebih kompetitif. Selain rutenya yang baru setelah satu dekade menyambangi Amerika Selatan, juara dunia dua kali Formula 1 Fernando Alonso turut ambil bagian. Dia tercatat sebagai juara F1 pertama yang tampil di ajang yang dulu bernama Paris-Dakar tersebut.

Dalam kesempatan debutnya, Alonso membela Toyota Gazoo Racing, tim yang berstatus juara bertahan. Dia didampingi Marc Coma, rekan senegaranya sebagai co-driver alias navigator. Namun, aksi pembalap yang pernah berkibar bersama Renault di pentas F1 itu tidak akan mudah.

Sebab, dia akan menghadapi para jagoan lintasan gurun seperti Stephane Peterhansel, Carlos Sainz Sr, dan juara Reli Dakar 2019 Nasser Al-Attiyah. Ini merupakan kesempatan sekaligus ujian berat buat Alonso.

Sebelumnya, serangkaian persiapan dijalani. Termasuk ambil bagian di ajang Al Ula-Neom Cross-Country Rally bersama Toyota tahun lalu. Hasilnya, Alonso dan Coma finis ketiga pada klasemen akhir.

"Peringkat ketiga di klasemen akhir menjadi podium pertama sepanjang hidupku di ajang rally. (Hasil) itu bagus untuk memberikan kami kepercayaan diri menuju Dakar," kata Alonso saat itu sebagaimana dikutip Crash.

Sepanjang karirnya, Alonso banyak menghabiskan balapan di lintasan aspal. Nah, Reli Dakar 2020 menjadi balapan yang berbeda dan akan menguras energi plus pengalamannya selama ini. ’’Ini menjadi tantangan terbesar sepanjang karirku,’’ ucapnya sebagaimana dikutip India Today.

Alonso bukan satu-satunya mantan pembalap F1 yang beredar di Dakar. Sebelumnya ada 20 eks pembalap F1 yang ambil bagian di ajang tersebut. Salah satu yang paling sukses adalah Jacky Ickx yang menjadi kampiun pada edisi 1983 serta mengakhiri reli sebagai runner-up pada 1986 dan 1989.

Kehadiran Alonso juga sempat dibandingkan dengan Sebastien Loeb, sembilan juara dunia WRC yang turun di Dakar pada 2016–2019. Hasilnya, dia memenangi 13 etape, tetapi tidak pernah keluar sebagai jawara. "Jika Loeb saja tidak mampu memenangi Dakar, bayangkan aku, pembalap yang datang dari lintasan aspal," ucap Alonso yang berusia 38 tahun tersebut.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

22 jam ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

23 jam ago

BBM Langka di Pulau Bengkalis, Pertalite Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…

1 hari ago

Tak Seramai Tahun Lalu, Animo Pengunjung Festival Bakar Tongkang Rohil Berkurang

Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…

2 hari ago

Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru Ditutup Hari Ini, Pengumuman Dijadwalkan 3 Juli

Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…

2 hari ago

Plt Bupati Kuansing Muklisin Imbau ASN Tetap Profesional dan Jaga Pelayanan Publik

Plt Bupati Kuansing Muklisin mengeluarkan enam poin imbauan kepada OPD, meminta ASN tetap bekerja profesional…

2 hari ago