Categories: Olahraga

Beringas, Gervonta Bikin Cruz Pingsan di Ronde 6

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sebuah pukulan upercut kiri sangat keras dari Gervonta Davis pada ronde keenam membuat Leo Santa Cruz langsung terjatuh dan pingsan sesaat.

Kemenangan KO di Alamodome, San Antonio hari ini (1/11) tersebut, membuat Davis tidak hanya berhasil mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan WBA Super. Lebih dari itu, dia juga mampu mengambil sabuk juara dunia kelas bulu super WBA dari tangan Santa Cruz.

Petinju berusia 25 tahun asal Baltimore, Amerika Serikat itu sejauh ini adalah salah satu yang sangat diperhitungkan pada kelas ringan. Bertarung 24 kali, dia menyapu bersih 24 kemenangan. Yang dahsyat, Davis mencatat 23 kemenangan KO!

"Pertama-tama saya hanya ingin mengatakan bahwa saya adalah superstar pay-per-view. Semua orang tahu saya adalah petarung nomor satu dan saya ingin memperlihatkannya malam ini (Ahad pagi (1/11) WIB, red)," kata Davis sebagaimana dilansir ESPN.

"Saya akan terus memperlihatkan kepada semua orang di seluruh dunia bahwa saya adalah yang terbaik. Saya tidak perlu menyebutkan nama orang lain. Saya adalah top dog. Petinju lain cukup berbaris dan saya akan memukul KO mereka satu per satu," koar Davis.

Santa Cruz mengatakan bahwa dia baik-baik saja. Namun hasil ini sangat menyakitkan. Sebab ini adalah kekalahan KO pertama dalam karier profesionalnya. Tetapi petinju asal Meksiko tersebut tidak akan mau berhenti. Dia masih berambisi untuk mengejar gelar juara dunia kelima.

"Saya tidak menang, tetapi saya dalam kondisi baik-baik saja," ucap Santa Cruz yang langsung dilarikan ke rumah sakit setelah pertarungan.

Sejatinya, Santa Cruz tampil baik dalam duel ini. Dia melancarkan 390 pukulan dengan 97 pukulan masuk. Jumlah itu lebih banyak daripada Davis yang ‘hanya’ mencatat 227 pukulan dengan 84 pukulan masuk.

Tetapi aksi liar dan beringas Davis membuat Santa Cruz tak berkutik. Santa Cruz akhirnya kalah KO. "Dia tidak akan bisa menghindar dari saya," ucap Davis.

Dalam catatan statistik ESPN, ini adalah duel perebutan gelar juara dunia pada dua kelas berbeda ketiga sejak 1933. Atau yang pertama sejak Floyd Mayweather Jr mengalahkan Marcos Maidana pada 2014.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Polda Riau Tanam Kembali Mangrove Rusak Seluas 118 Hektare di Rohil

Kapolda Riau memimpin penanaman kembali mangrove rusak seluas 118 hektare di Rohil sebagai tindak lanjut…

23 jam ago

Truk Besar Dilarang Masuk Pusat Kota Ujung Batu, Dishub Rohul Mulai Bertindak

Dishub Rohul mulai menertibkan truk besar yang masuk pusat Kota Ujung Batu. Kendaraan berat diwajibkan…

1 hari ago

Astra Group Pekanbaru Salurkan Beasiswa untuk 32 Pelajar Berprestasi

Astra Group Pekanbaru kembali menyalurkan beasiswa kepada 32 siswa berprestasi SD hingga SMA di KBA…

1 hari ago

Tribun Bergemuruh! Aksi Suporter Warnai Sengitnya HSBL Bagansiapiapi

HSBL Bagansiapiapi Series 2026 memasuki laga penentuan. SMA Bintang Laut berpeluang menjadi juara, sementara aksi…

1 hari ago

MK Kabulkan Gugatan, Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Internet Pengguna

MK menegaskan sisa kuota internet merupakan hak konsumen yang bernilai ekonomi. Operator wajib menyediakan pilihan…

2 hari ago

Enam Jam Geledah Kantor Disdik Riau, Penyidik Bawa Dokumen dan Barang Elektronik

Kejati Riau menggeledah Kantor Disdik terkait dugaan korupsi pengadaan IFP 2024 senilai Rp9,6 miliar dan…

2 hari ago