Categories: Olahraga

Ajak Latihan Tengah Malam, Ronaldo Tak Normal

TURIN (RIAUPOS.CO) – Ada banyak kisah menakjubkan dari pemain dan pelatih yang pernah bermain bersama Cristiano Ronaldo. Semua menceritakan kekagumannya terhadap CR7 sebagai seorang pesepakbola profesional.

Seperti yang baru saja disampaikan Medhi Benatia. Mantan bek Juventus ini mengaku dirinya pernah diajak latihan tengah malam oleh Ronaldo.

Pemain internasional Portugal secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah memainkan permainan tetapi – tidak seperti Lionel Messi yang berbakat – Ronaldo hebat karena latihan keras.

Banyak mantan rekan setimnya telah menceritakan kisah tentang penyerang yang bekerja lebih keras daripada yang lain dan tentang waktu ekstra di tempat gym.

Cerita dari Benatia mungkin mengalahkan banyak hal setelah ia mengklaim Ronaldo memintanya untuk latihan larut malam setelah keduanya tidak tampil dalam pertandingan Juventus.

“Untuk pertandingan melawan Atalanta, kami adalah dua pemain pengganti yang tidak bermain karena tiga hari kemudian kami akan bermain lagi dan pelatih ingin melakukan rotasi,” kata Benatia, yang sekarang bermain untuk klub Qatar Al-Duhail SC, kepada AS.

“Ketika kami berada di bus kembali [dari Bergamo], Cristiano mengirimi saya pesan: “Apa yang akan Anda lakukan sekarang?’ Saya mengatakan kepadanya, “Ini jam sebelas malam. Saya akan pulang. Kenapa?”

“‘Apakah kamu merasa ingin berolahraga di gym? Aku tidak berkeringat dan membutuhkannya. Apakah kamu datang?'”

“Aku menjawab bahwa sudah jam sebelas malam dan aku hanya ingin pulang dan menonton TV.”

Bagian menarik dari cerita ini adalah bahwa Benatia tidak begitu ingat apa yang sebenarnya terjadi pada pertandingan lawan Atalanta.

Dia memang pemain cadangan yang tidak digunakan untuk pertandingan itu, tetapi Ronaldo masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol penyama skor pada menit ke-78, yang berarti dia memang memainkan bagian malam itu.

Berbicara lebih banyak tentang kejadian itu Benatia menambahkan: “Pada saat itu saya menyadari bahwa Cristiano bukan orang normal.”

“Ketika kamu bekerja dengannya, kamu lebih menghormatinya karena kamu melihat bahwa dia mengorbankan seluruh hidupnya untuk sepakbola.”

Ronaldo saat ini memiliki banyak waktu (untuk latihan) karena dia ingin menjaga dirinya tetap bugar ketika semua orang dalam keadaan terkunci di tengah pandemi corona.

Dia terbang kembali ke negara asalnya Portugal jauh sebelum pembatasan penerbangan diberlakukan dan telah bersumpah tidak akan kembali ke Italia sampai situasi benar-benar aman.

 

Sumber: Pojoksatu.id

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago