Categories: Nasional

Tersandung Narkoba, Begini Sosok Medina Zein di Mata Rekan Mode

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Nama Medina Zein di dunia fashion sudah tak asing lagi. Sebab ipar Ibra Azhari itu sudah lama merintis label fashion bernama Medina Boutique. Dengan labelnya itu, Medina Zein juga sudah melenggang di sejumlah acara pekan mode, termasuk internasional. Sayang sekali karir yang dibangunnya dengan sukses kini harus terhalang karena kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Di dunia fashion, Medina Zein sebagai sosok yang tangguh dan sukses mengelola bisnisnya. Tak disangka jika sosok perempuan sukses tersebut ditetapkan polisi sebagai tersangka karena dugaan penyalahgunaan amfetamin.

Salah satu rekannya, Fashion Expert, Franka Soeria mengenal sosok Medina Zein sebagai rekan kerja di dunia fashion. Terakhir, Medina Zein tampil di acara yang digagas Franka Soeria. Tujuh desainer termasuk Medina Zein ikut perhelatan Amsterdam Modest Fashion Week (AMFW). Amsterdam Modest Fashion Week 2019 digelar pada 14-16 Desember yang diadakan di Passenger Terminal Amsterdam, Belanda.

“Di Amsterdam kami ketemu pas di event dan sebelum dia pulang. (Saat itu), kelihatan capek saja,” kata Franka kepada JawaPos.com, Senin malam (30/12).

Di mata Franka yang sempat beberapa kali bekerja sama dengan Medina Zein dalam ajang fashion, Medina adalah itu sosok perempuan entrepreneur yang tangguh. Franka mengaku sedih dan prihatin hal itu sampai terjadi.

“Kalau memang sampai kena narkoba kasihan sekali. Siapa yang ajarin ya. Medina itu baik hati, sama karyawannya saya perhatiin juga perhatian banget. Kamar hotel karyawannya harus proper dan lainnya. Saya masih belum bisa percaya ini terjadi,” tegasnya.

Franka selama ini kagum dan mengapresiasi bisnis Medina Zein yang dipupuknya sejak awal. Sebab tak mudah menjadi seorang pengusaha sukses.

“Saya sendiri apresiasi banget kerja keras Medina membangun bisnisnya. Jadi wanita entrepreneur itu enggak mudah. Dan ketika dia di atas, dia peduli sama karyawan di bawahnya. Kalau sampe dia benar kena (narkoba), ini yang ngajarin siapa. Karena menurut pengamatan saya, Medina itu baik,” ungkap Franka.

Pengakuan Soal Bipolar

Bagi Franka, Medina Zein sudah mau berbesar hati mengakui bahwa dirinya mengalami bipolar. Perjuangannya untuk sembuh pun sedang dilaluinya dengan berobat.

“Medina kena bipolar. Dia mengaku kelemahannya, dan dia mau sehat. Mengakui kelemahan itu enggak mudah. Dan dia akui. Orang bipolar itu butuh bantuan, butuh dukungan,” tukasnya.

Franla menilai Medina sosok yang kuat di luar, tapi lemah di dalam. Franka selama ini belum melihat sisi negatif Medina Zein.

“Karena hatinya lembut. Selama kenal Medina, saya enggak pernah nilai dia negatif. Saya rasain hatinya lembut. Mau komplain apa juga, dia hati-hati banget takut menyinggung orang. Semoga ini semua enggak terjadi. Kalau memang terjadi, semoga ini karena dia tidak tahu. Apapun yang terjadi, Medina sosok entrepreneur yang tangguh dan dia mau mengakui kelemahannya dan mau berobat. Semoga masalahnya cepat selesai,” tandasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Ribuan Peserta PBI JKN di Meranti Dinonaktifkan Usai Pemutakhiran Data

Pemutakhiran data nasional membuat 6.125 peserta PBI JKN di Kepulauan Meranti dinonaktifkan. Warga masih bisa…

9 menit ago

Optimalkan PAD, Pemprov Riau Kaji Kenaikan Nilai Pajak Air Permukaan

Pemprov Riau menyiapkan revisi Pergub pajak air permukaan dengan tiga opsi nilai air guna meningkatkan…

28 menit ago

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

18 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

18 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

21 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

21 jam ago