KAPOLRI BARU: Ketua DPR Puan Maharani bersalaman dengan Komjen Idham Azis yang menjadi calon tunggal Kapolri usai rapat paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (31/10). Foto: Ricardo/JPNN.Com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meyakini Komjen Idham Aziz yang bakal segera menjadi Kapolri mampu menuntaskan pengusutan berbagai kasus yang masih tertunda, termasuk insiden penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.
Dasco menegaskan, Idham dengan kewenangan yang lebih besar di kursi Kapolri tentu bisa mempercepat pengungkapan kasus-kasus yang tak terselesaikan.
“Saya pikir beliau sebagai Kapolri tentu kewenangannya lebih besar sehingga nanti soal penuntasan perkara yang masih tertunda bisa diselesaikan,” kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (31/10).
Seperti diketahui, Idham sebagai calon Kapolri telah lolos uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR, Rabu (30/10). Seluruh fraksi di DPR juga menyepakatinya sebagai calon Kapolri pengganti Tito Karnavian.
Selanjutnya, rapat paripurna DPR telah menyetujui hasil fit and proper test calon Kapolri. DPR akan segera menyurati presiden perihal persetujuan bagi kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri itu menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara.
Menurut Dasco, tidak masalah jika Idham setelah menjadi Kapolri langsung menugaskan kepala Bareskrim yang baru untuk menuntaskan kasus Novel. Sebab, ujar Dasco, kewenangan Idham sebagai Kapolri tentu lebih besar untuk memberikan instruksi-instruksi.
“Sebagai Kapolri tentu kewenangannya lebih besar untuk melakukan monitoring, memberikan instruksi-instruksi,” ungkap Dasco.(boy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Atlet difabel asal Rokan Hulu, Niken, sukses meraih empat medali di ASEAN Para Games 2025…
Pemkab Inhu lakukan tes urine terhadap 29 anggota Satpol PP sebagai langkah deteksi dini narkoba…
Enam pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Lingkar Pasirpengaraian ditangkap polisi. Aksi mereka sempat meresahkan…
Oknum anggota DPRD Pelalawan jalani pemeriksaan usai ditetapkan tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah milik orang…
Dua warga Alam Panjang, Kampar, diamankan usai kepergok mencuri 54 tandan sawit. Pelaku diserahkan warga…
DPUPR Meranti menyusun prioritas peningkatan dan rekonstruksi jalan 2026 pascapergeseran anggaran, sejumlah ruas terpaksa ditunda.