Reza Rahadian. Foto: Dedi Yondra/JPNN.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Aktor Reza Rahadian menganggap 'Habibie & Ainun 3' adalah film sangat emosional bagi dirinya. Sebab dia sempat melalui proses produksi ditemani sosok yang diperankannya yakni, BJ Habibie sebelum meninggal 11 September 2019 lalu.
"Proses syuting terjadi saat Eyang (Habibie) masih ada hingga tidak ada. Ini sangat emosional bagi saya," kata Reza saat peluncuran poster 'Habibie & Ainun 3' di MD Place, Jakarta Selatan, Kamis (31/10).
Cowok 32 tahun itu mengaku sering ditemani syuting oleh BJ Habibie.
Bahkan Reza Rahadian sempat makan bareng beberapa waktu sebelum Presiden Ketiga Republik Indonesia itu meninggal.
"Syuting pernah makan bareng beliau, di rumah beliau. Itu menjadi salah satu momen terakhir sama Eyang," ucapnya.
Menurut Reza Rahadian, BJ Habibie selalu memberi dukungan kepadanya. Termasuk pujian tentang penampilannya ketika syuting 'Habibie & Ainun 3'.
"Beliau sampai kaget, kok bisa begini bentuknya (mirip)," kenang Reza.
Film 'Habibie & Ainun 3' diproduksi MD Pictures dengan sutradara Hanung Bramantyo. Film kali ini berkisah soal mendiang istri BJ Habibie, Ainun saat masa muda.
Selain Reza Rahadian, sejumlah pemain juga terlibat dalam film 'Habibie & Ainun 3'. Contohnya, Maudy Ayunda, Jefri Nichol, Aghniny Haque, Rebecca Klopper, dan sebagainya.
Film 'Habibie & Ainun 3' tayang di bioskop Indonesia mulai Desember 2019. (mg3/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…
Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…
Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…
SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…
Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…
Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…