ojol
(RIAUPOS.CO) – SUATU hari Tania hendak pergi ke suatu tempat. Ia memilih menggunakan layanan ojek (ojol). Saat pengemudi ojol tiba, ia langsung memberikan helm kepada Tania, tanpa mengatakan apapun, bahkan tanpa membuka kaca helmnya. Tania juga langsung memakai helm dan langsung duduk ke boncengan sepeda motor.
Sepanjang perjalanan, pengemudi ojol hanya diam. Tania sangat heran, karena biasanya pengemudi yang pernah dipesannya selalu mengajaknya mengobrol meskipun sedikit.
Sesampainya di lokasi, Tania mengeluarkan uang sebesar Rp50 ribu untuk membayar jasa ojol. Seharusnya Tania mendapatkan kembalian Rp20 ribu karena biaya ojol sebesar Rp30 ribu.
Tania sangat heran saat menerima kembalian. Bukannya mengembalikan Rp20 ribu, ojol tersebut justru memberikannya uang Rp100 ribu.
“Buat jajan ya, Tania,” katanya sambil membuka kaca helm.
Rupanya pengemudi ojol tersebut adalah paman Tania yang sedang bosan dan meminjam akun, jaket, hingga sepeda motor milik temannya.
“Alamak, Paman rupanya,” ujar Tania terheran-heran.(anf)
Pemko Pekanbaru mulai terapkan WFH bagi ASN. Skema kerja diatur masing-masing OPD, namun pelayanan publik…
Driver ojol di Siak dirampok dan diserang dengan senjata tajam. Dua pelaku ditangkap, dua lainnya…
Bupati Rohul serahkan bantuan korban kebakaran di Lenggopan dan janji bangun kembali rumah. Korban diharapkan…
Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…
Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…
Pemkab Siak membuka seleksi direksi PT BSP. Kesempatan terbuka bagi putra putri terbaik dengan kualifikasi…