Categories: Nasional

Hotman Paris Beri Saran Kepada Jokowi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengratiskan biaya tes polymerase chain reaction (PCR) kepada rakyat kecil.

Permintaan Hotman Paris itu direkam dalam sebuah video dan diunggah di akun Instagram miliknya baru-baru ini. "Hotman Paris adalah salah satu pendukungmu. Di pagi hari ini, saya mau memberikan saran. Ini bukan nyinyiran. Saran pertama agar di RSUD dan Puskesmas disediakan PCR gratis," kata Hotman dalam video itu.

Hotman menyebut, usulan itu karena melihat banyak masyarakat yang mengurungkan niatnya melalukan tes PCR. Sebab, kata Hotman, harga PCR cukup mahal sehingga masyarakat tidak mampu membayar.

"Saya mengenal orang dari keluarga tidak mampu. Dia (masyarakat, red) sudah merasa positif, tetapi tidak berani PCR, karena apa? Karena tidak punya uang," tutur pria tiga anak itu.

Menurut Hotman, banyak masyarakat Indonesia yang mengeluh tidak mampu membayar tes PCR lantaran harganya mencapai Rp1 juta. "Bayangkan berapa juta penduduk Indonesia yang tidak sanggup membayar PCR satu juta lebih, padahal testing, tracing itu perlu," katanya.

Oleh karena itu, Hotman meminta kepada orang nomor satu di Indonesia itu untuk mengratiskan PCR di Puskesmas dan RUSD.

"Jadi, saran saya kepada Bapak Presiden yang kami cintai tolong digratiskan di Puskesmas dan di RSUD. Tolong, tolong, tolong ini sangat perlu. Enggak mungkin misal sopir angkot, ojek, dan tukang becak mau mengeluarkan uang untuk PCR," ungkap Hotman.

Selain itu, pria 61 tahun itu mendorong program percepatan vaksinasi Covid-19. Dia mendukung vaksin untuk masyarakat mencapai 70 persen dalam beberapa bulan ke depan. "Seperti saya bilang dari dulu, sebaiknya dikasih kebebasan untuk perusahaan swasta mengimpor berbagai vaksin dari luar negeri," paparnya.

Sehingga, lanjut Hotman orang yang mampu bebas untuk memilih membeli vaksin swasta atau vaksin dari pemerintah. "Semakin banyak yang menyediakan vaksin, semakin cepat seluruh Indonesia dapat vaksin," kata Hotman Paris.

Sumber: Jpnn.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kepala Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Apresiasi PBPH-HTI Bantu Pemadaman Karhutla di Luar Konsesi

Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…

18 menit ago

764 Penerima PKH di Meranti Terdeteksi Terafiliasi Judol, Data Mulai Diverifikasi

Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…

2 jam ago

Kakak Beradik Tenggelam di Sungai Kuantan, Jasad Keduanya Ditemukan Terpisah

Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…

2 jam ago

Sekolah Kembali Tatap Muka, Wako Pekanbaru Cek Langsung Aktivitas Siswa

Siswa Pekanbaru kembali belajar tatap muka setelah kabut asap mereda. Wako Agung Nugroho memantau langsung…

2 jam ago

Resahkan Warga, Dua Warung Remang-remang di Kuantan Mudik Ditertibkan Polisi

Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…

21 jam ago

PETI di Kampar Kiri Digerebek, Satu Operator Ekskavator Diamankan Polisi

Polisi membongkar aktivitas PETI di Kampar Kiri Hulu dan mengamankan operator ekskavator. Sejumlah peralatan tambang…

1 hari ago