pengumuman-pendaftaran-cpns-dan-pppk-ditunda
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pengumuman pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021 di Kota Dumai yang direncanakan pada Senin (31/5) dipastikan batal.
"Saat ini kami masih menunggu informasi dari BKN, yang jelas Senin (31/5) besok (hari ini,red) pengumuman rekrutmen belum dibuka, jadi mohon bersabar,"ujar Kepala BKPP Kota Dumai, Eri Nazrizal melalui Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Data Informasi, Khaidir, Ahad (30/5).
Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih menunggu intruksi dari BKN terkait pengumuman pembukaan seleksi CPNS dan PPPK Kota Dumai. "Untuk rekrutmen atau pendaftaran bisa saja dilaksanakan pada pekan pertama atau pekan kedua Juni 2021, namun tanggal pastinya masih belum dapat dan menunggu instruksi dari BKN,"terangnya.
Ia menyebutkan, jika sudah mendapatkan informasi pasti, pihaknya akan mengumumkan melalui website BKPP maupun Kominfo. "Jika sudah mendapat kepastian akan kami umumkan langsung. Jadi bagi calon peserta persiapkan saja diri dan beberapa persyaratan yang ada,"sebutnya.
Ia menjelaskan, untuk rincian keperluan pegawai CPNS dan PPPK Kota Dumai 2021 berjumlah 903, dan masih didominasi tenaga guru dan kesehatan. "903 formasi untuk CPNS dan PPPK Dumai, tersebut terdiri dari tenaga guru untuk PPPK sebanyak 736, tenaga kesehatan untuk CPNS sebanyak 131 dan Tenaga Teknis sebanyak 36 formasi untuk CPNS di Lingkungan Pemko Dumai,"jelasnya.
Ia menegaskan, pendaftaran CPNS maupun PPPK 2021 hanya dilakukan melalui satu portal yang telah disiapkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yaitu https://sscasn.bkn.go.id.
"Kami imbau kepada calon peserta dan masyarakat untuk mencari informasi resmi di portal resmi pemerintah dan tidak percaya terhadap calo, karena semua ujian dilakukan secara online," imbaunya.
Dirinya juga mengimbau kepada anak asli daerah terutama Kota Dumai untuk mengambil peluang yang ada ini, karena ini kesempatan yang memang terbuka secara umum. "Kami tentunya berharap anak-anak Dumai bisa ikut dan lulus, karena memang ini terbuka untuk siapa saja yang memenuhi persyaratan,"tutupnya.(lim)
Laporan : HASANAL BULKIAH (Dumai)
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…
Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…