Categories: Nasional

Guru SMA/SMK dan SLB Mulai Divaksin

(RIAUPOS.CO) – Sebanyak 2.095 orang guru SMA/SMK dan SLB di Kota Pekanbaru akan menjalani vaksinasi Covid-19, Rabu (31/3). Vaksinasi guru SMA/SMK dan SLB di Pekanbaru dilakukan setelah usulan pihaknya disetujui oleh Dinas Kesehatan dan Satgas Covid-19 Kota Pekanbaru.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau, Zul Ikram mengatakan, vaksinasi akan dipusatkan di beberapa titik sekolah. Dimana total ada 11 tempat pelaksanaan vaksinasi guru-guru tingkat SMA sederajat di Kota Pekanbaru.

“Kami sudah data ada sebanyak 2.095 guru SMA/SMK dan SLB di Pekanbaru yang akan divaksin dipusatkan di beberapa titik sekolah. Vaksinasi dilaksanakan di 11 tempat,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, 11 titik tempat vaksinasi guru itu diantaranya, aula SMAN 8 Pekanbaru, SMKN 2 Pekanbaru, SMAN 12 Pekanbaru, SMKN 7 Pekanbaru, SMAN Olahraga Pekanbaru, SMKN 1 Pekanbaru.

Kemudian aula SMAN 6 Pekanbaru, SMK Pertanian Terpadu Pekanbaru, SMAN 2 Pekanbaru, SMAM 10 Pekanbaru, dan SMAN Plus Pekanbaru.

“Kami berharap guru-guru yang sudah terdata untuk divaksin agar dapat mengikuti program vaksinasi dengan baik,” pintanya.

Sebab menurutnya, dengan guru-guru divaksin imunitas tubuh semakin tinggi dan kuat. Sehingga ketika melaksanakan belajar tatap muka imunitas guru semakin kuat.

“Dengan divaksin kita juga bisa lebih mengatasi penyebaran virus di dunia pendidikan. Dan berharap pandemi ini segera berlalu dengan imunitas kita semakin kuat. Karena vaksin ini juga sebagai persiapan kita untuk belajar tatap muka,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Riau Drs H Syamsuar juga mengingatkan kepada para majelis guru agar nantinya mengikuti kegiatan vaksinasi. Agar nantinya imunitas tubuh lebih terjaga.

“Dengan pelaksanaan vaksin, diharapkan tidak terjadi penularan Covid-19. Baik dari guru ke murid, atau sebaliknya,” harapnya.

Meksipun hingga saat ini dari beberapa sekolah yang sudah melakukan sekolah tatap muka terbatas tidak ada baik guru maupun murid yang terkonfirmasi Covid-19. Namun vaksinasi dan protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

“Alhamdulillah dari pelaksanaan sekolah tatap muka yang sudah berjalan, tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19. Tapi protokol kesehatan harus tetap dijalankan,” ajaknya.(gem)

 

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Kabar Baik! Jalan Teratai Pekanbaru Mulai Dibenahi, Drainase yang Lama Tertutup Kini Dibuka

Pemko Pekanbaru mulai memperbaiki Jalan Teratai dengan normalisasi drainase dan overlay sepanjang 783 meter. Pekerjaan…

44 menit ago

Gara-gara Puntung Rokok, 5 Hektare Kebun Sawit di Inhu Terbakar, Pelaku Ditahan Polisi

Seorang buruh angkut sawit di Indragiri Hulu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga membuang puntung rokok…

2 jam ago

Pacu Jalur Bawa Berkah, Menteri PU Siap Kaji Pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing

Menteri PU mengkaji rencana pembangunan Tol Pekanbaru-Kuansing untuk mendukung Pacu Jalur, memperlancar akses, dan mendorong…

2 jam ago

Promo Merdeka Angkasa Garden Hotel Hadirkan Menu Unik, Mierdeka Laksamana Jadi Andalan

Angkasa Garden Hotel Pekanbaru menghadirkan Promo Merdeka dengan menu baru Mierdeka Laksamana dan Si Merah…

3 jam ago

Kasus Seragam SMAN Riau Masuk Babak Baru, Kepala Sekolah Diperiksa Satu per Satu

BKD Riau mulai memanggil kepala sekolah terkait kasus kelebihan bayar seragam SMAN. Sanksi disiplin disiapkan,…

3 jam ago

Gajah Jovi Tutup Usia di PLG Minas, Sempat Dirawat Intensif Selama Sebulan

Gajah jinak Jovi yang berjasa menangani konflik satwa di Riau mati setelah sebulan dirawat akibat…

3 jam ago