tni-ad-dapat-dua-alutsista-baru
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – TNI Angkatan Darat (AD) memiliki alutsista baru berupa dua unit kapal pengangkut kendaraan tempur. Kapal itu diberi nama kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI). Kapal tersebut dioperasikan Satuan Angkutan Air (Satangair) TNI AD yang bermarkas di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa meninjau langsung kapal ADRI–LI dan ADRI–LII. Mereka berkeliling seisi kapal mengecek kesiapan alutsista tersebut apabila misi datang.
”Pengadaan dua unit kapal Angkatan Darat Republik Indonesia sudah dilengkapi dengan fasilitas dan memiliki kapasitas yang mumpuni untuk mendukung kegiatan operasi prajurit TNI Angkatan Darat,” kata Andika, Sabtu (30/1).
ADRI–LI dan ADRI–LII merupakan kapal jenis Landing Ship Tank (LST) berukuran 1.500 dead weight tonnage (DWT). Kapal tersebut mampu mengangkut delapan unit tank Leopard dan satu batalion pasukan. Kapal juga sudah dilengkapi dengan fasilitas yang mumpuni untuk mendukung kegiatan operasi TNI AD.
Sementara itu, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Hetty Andika Perkasa berharap alutsista baru itu bisa menunjang misi TNI AD. Sebab, telah dilengkapi dengan fasilitas mumpuni.
”Dengan dapur yang tidak terlalu besar tapi mampu memasak untuk 500 orang, kemudian kamar yang diperuntukkan prajurit dan ABK nyaman dan sudah dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap,” sambung Hetty.(jpg)
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…