Categories: Nasional

Kru Sriwijaya Air Antar Jasad Kapten Afwan ke TMP

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Para kru Sri­wijaya Air mengantarkan jenazah Kapten Afwan, pilot Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 ke liang lahat di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/1). Para kru yang terdiri atas pramugari, pilot, hingga staf itu bahkan turut menyambut jenazah di rumah duka, Bumi Cibinong Endah (BCE) pukul 10.30 WIB, usai dipulangkan dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Jasad almarhum berhasil teridentifikasi pada Jumat (29/1) sore.

Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti keluarga besar dan kerabat ketika jenazah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 sampai di rumah duka. “Yang kami hormati kerabat dari almarhum yang hadir dan telah berkumpul di tempat ini (rumah duka). Kami berkumpul dalam suasana penuh duka yang mendalam atas gugurnya salah satu putra terbaik Sri Wijaya Air," ujar Dirut Sriwijaya Air, Jefferson I Jauena seperti dikutip Radar Bogor (JPG), Sabtu (30/1).

Jefferson yang hadir dalam rangkaian pemakaman menyebutkan bahwa sosok Kapten Afwan merupakan pribadi yang menjadi panutan di lingkungan kerja. Setelah kecelakaan pesawat dengan rute penerbangan Jakarta–Pontianak, kini para kru Sriwijaya Air kehilangan sosok Kapten Afwan yang dikenal religius.

”Dia merupakan panutan kami. Saya selaku Direktur Utama Sriwijaya Air, atas nama manajemen dan keluarga besar Sriwijaya Air menyampaikan rasa bela sungkawa dan turut berduka cita yang mendalam,” ungkap Jefferson.

Sebelum dimakamkan di TMP yang tak jauh dari rumah duka pada pukul 13.15 WIB, almarhum disalatkan di Masjid Ad-Daulah Kompleks Perumahan BCE pada pukul 11.30 WIB. Jefferson menambahkan, Kapten Afwan yang lahir di Jakarta pada 26 Februari 1956, itu merupakan putra kebanggaan bagi Sriwijaya Air.

Almarhum tercatat bergabung dengan Sriwijaya Air sejak November 2014. Almarhum meninggalkan istri Pipit Rachimawati dan ketiga putrinya Syahirah Rosfita (14 tahun), Aisyah Humaira (8 tahun), dan Syafiah Rahima (6 tahun).

Di mata rekan-rekannya, Kapten Afwan secara kepribadiannya sangat disayangi dan selalu siap memberikan bantuan kepada rekan-rekan kerjanya. ”Kami mendoakan agar almarhum diampuni segala dosa-dosanya, dilipatgandakan segala amal baiknya, dan diterima di sisi Allah SWT,” kata Jefferson.(jpg)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tinggal 2 Persen, Gaji ASN Meranti Segera Rampung

Pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kepulauan Meranti untuk April 2026 dipastikan hampir…

5 jam ago

Terungkap! Dendam dan Harta Picu Menantu Habisi Nyawa Mertua di Pekanbaru

Polisi ungkap pembunuhan di Rumbai, menantu jadi otak perampokan. Empat pelaku ditangkap setelah kabur ke…

6 jam ago

Jelang Iduladha, 28 Petugas Disiagakan Awasi Hewan Kurban di Inhu

Disbunnakkan Inhu siapkan 28 petugas awasi hewan kurban jelang Iduladha. Langkah ini untuk cegah penyebaran…

6 jam ago

182 JCH Rohul Diberangkatkan, Wabup Lepas Langsung ke Batam

Sebanyak 182 JCH Rohul Kloter 12 diberangkatkan ke Batam. Wabup Syafaruddin Poti melepas langsung dan…

6 jam ago

SMAN 2 Singingi Wakili Kuansing ke FLS3N Tingkat Provinsi

SMAN 2 Singingi raih banyak juara di FLS3N 2026. Cabang tari kreasi mengantar wakil Kuansing…

7 jam ago

Ratusan Warga Rimbopanjang Nekat Bongkar Pembatas Jalan, Ini Penyebabnya

Ratusan warga Rimbopanjang bongkar median jalan karena akses U-turn terlalu jauh. Aksi ini dipicu keluhan…

7 jam ago