Categories: Nasional

Kuburan di Lokasi Tempat Sampah Bikin Heboh

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Penampakan kuburan atau makam di Jalan Sidorejo ujung, Kelurahan Ratu Simpa, Kecamatan Dumai Selatan bikin heboh masyarakat. Bagaimana tidak, kuburan itu berada di pinggir jalan dan hanya satu. Tertulis di nisan kuburan almarhum Sam.

Lokasi kuburan itu tidak jauh dari tempat pembuangan sampah di jalan tersebut. Keberadaan kuburan itu juga diperbincangkan di lini massa seperti di akun Instagram sekilas Dumai. Ada 94 komentar mengenai kuburan tersebut. Banyak masyarakat mempertanyakan keberadaan tumpukan tanah berbentuk seperti kuburan itu dan kebenarannya.

"Dua hari yang lalu pas lewat situ auto terkejut min, ternyata kuburan palsu agar masyarakat tidak buang sampah sembarangan," tulis akun sharrf27 mengomentari akun tersebut

Salah seorang masyarakat, Vivi juga mengaku mengetahui informasi adanya kuburan di pinggir jalan tersebut. Merasa penasaran warga Bumi Ayu tersebut langsung pergi ke tempat tersebut. "Ternyata setelah dicek, kuburan itu sengaja dibuat agar masyarakat tidak buang sampah sembarangan, memang jika dilihat di lokasi itu bekas tempat pembuangan sampah, namun sudah dibersihkan dan ditutup dengan tanah timbun," sebutnya.

Camat Dumai Selatan Yudha Pratama Putra mengaku kuburan itu palsu yang sengaja dibuat Upika Dumai Selatan sebagai bentuk teguran sosial kepada masyarakat yang membuang sampah sembarangan. "Selama ini banyak sampah berserakan, akhir pekan lalu bersama Wali Kota Dumai melakukan pembersihan," tuturnya.

Ia menyebut tujuan dibuatnya "kuburan" itu semata-mata untuk meningkatkan kesadaran untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. "Kami ingin mengubah mindset masyarakat agar lebih peduli dan sadar akan kebersihan lingkungan," jelasnya.(hsb)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

15 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

16 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

1 hari ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

1 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

2 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

2 hari ago