Categories: Nasional

PDIP Kampar Tolak Pelantikan Morlan

KAMPAR (RIAUPOS.CO) — Fraksi PDI-P DPRD Kampar melakukan walk out dari gedung dewan saat pelantikan Morlan Simanjuntak sebagai anggota DPRD Kampar. Ini merupakan aksi penolakan yang dilakukan fraksi yang diketuai Hanafiah tersebut.

 Pelantikan Morlan sendiri sempat tertunda karena yang bersangkutan masih menjalan hukuman saat jadwal pelantikan DPRD Kampar pada akhir Agustus 2019 lalu.

Hanafiah menyebutkan, Fraksi PDI-P di DPRD Kampar menolak pelantikan Morlan Simanjuntak karena Morlan bukanlah anggota PDI-P lagi. Maka dirinya menilai Morlan tidak berhak dilantik.

 "Karena dia bukan kader partai PDI-P lagi. Karena telah mendapatkan sanksi berat, berupa pemecatan dari PDI-P pada 2 Desember 2019. Itu langsung ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri," kata Hanafiah.

Lanjut Hanafiah, aksi walk out tersebut dilakukan karena pelantikan juga menyalahi aturan. Karena menurutnya, setiap anggota dewan yang dilantik itu haruslah dari anggota partai. Dirinya menyandarkan pendapatnya ini pada undang-undang PKPU.

Tidak sekedar menolak, PDI-P Kampar menurut Hanafiah segera mengambil tindakan sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku. Kepada Riau Pos, Hanafiah menyebutkan, saat ini partainya sedang memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Morlan. Hanya saja, dirinya tidak menjelaskan siapa yang akan menggantikan Morlan kelak.

"Yang jelas  sebagai proses itu nanti kami akan ajukan PAW. Mulai hari ini kami sudah proses, Kami akan surati lembaga terkait untuk proses PAW Morlan. Ini nanti prosesnya sampai ke Gubernur, ini akan kami kawal," sebut Hanafiah.

 Aksi walk out yang dilakukan Hanafiah, Majumarpaung dan Ropi Siregar dari Fraksi PDI-P DPRD Kampar tidak menunda pelantikan yang dilaksanakan pada Kamis (30/1) pagi itu. Morlan Simanjuntak merupakan anggota DPRD Kampar terpilih pada Dapil V Kampar tetap dilantik.(kom)

Laporan: HENDRAWAN KARIMAN

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

19 jam ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

19 jam ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

19 jam ago

Antrean Panjang, Pembelian Dibatasi: Warga Bengkalis Keluhkan BBM

SPBU di Bantan, Bengkalis batasi pembelian BBM subsidi maksimal Rp200 ribu. Kebijakan ini menuai keluhan…

19 jam ago

38 Calon Komisioner KI Riau Lanjut Tes, Simak Jadwal dan Lokasinya!

Sebanyak 38 peserta lolos seleksi administrasi calon anggota KI Riau 2026–2029 dan berhak mengikuti tes…

19 jam ago

Kebakaran Hebohkan Jalintan Pekanbaru-Bangkinang, Empat Ruko Ludes!

Kebakaran melanda empat bangunan usaha di Rimbo Panjang, Kampar. Tidak ada korban jiwa, penyebab masih…

20 jam ago