Categories: Nasional

Akan Dilaporkan Coki ke Polda, Gubsu Minta Dibela Wartawan

MEDAN (RIAUPOS.CO) – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi menanggapi rencana pelatih biliar Khoiruddin Aritonang lapor ke Polda Sumut. Yang menarik, dia minta dibela oleh wartawan.

Khoiruddin, yang akrab dipanggil Coki, akan lapor ke polisi lantaran tidak terima dijewer dan dipermalukan di depan orang banyak oleh mantan Pangkostrad itu. Edy Rahmayadi mempertanyakan rencana Coki Aritonang itu.

"Apanya yang mau dilaporin?" kata Edy menjawab pernyataan wartawan, di Medan, Kamis (30/12/2021).  

Pria kelahiran 10 Maret 1961 itu mengatakan ada syarat-syarat yang harus dipenuhi agar laporan diterima oleh pihak kepolisian.

"Laporan itu kan ada syaratnya," jelas Edy Rahmayadi.

Dia juga meminta agar wartawan ikut membelanya dalam kasus ini.

"Kalian lah yang bela saya," cetus mantan Ketua Umum PSSI itu.

Sebelumnya, tindakan Edy Rahmayadi menjewer Coki itu berlangsung saat penyerahan bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi di PON XX Papua, di Aula Tengku Rizal Nurdin, rumah dinas gubernur Sumut, Senin (27/12).

Saat itu, Edy geram kepada Coki karena tidak bertepuk tangan atas kalimat sambutan yang disampaikan. Selain itu, Edy menyebut Coki juga tertidur saat dia berbicara.

Edy pun lantas memanggil Coki ke atas panggung dan menjewer telinganya. Dia juga mengata-ngatai Coki dengan kata "sontoloyo". Setelah itu, Coki pun turun dari atas panggung.

Melihat itu, Edy pun langsung mengusir Coki dari ruangan tersebut. Mantan Mantan Panglima Kodam I/Bukit Barisan itu juga meminta KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut untuk mengevaluasi Coki.  

Video Edy yang menjewer, mengata-ngatai, serta mengusir Coki itu pun viral di media sosial.

Coki Aritonang membantah bahwa dirinya tertidur saat Edy Rahmayadi sedang memberikan kata sambutan sehingga dia tidak memberikan tepuk tangan.

Pria kelahiran 31 Desember 1974 itu mengaku tidak bertepuk tangan karena menilai apa yang disampaikan oleh Edy Rahmayadi itu hal yang biasa saja. Dia menilai selama ini Edy Rahmayadi juga tidak begitu peduli dengan olahraga di Sumut, termasuk cabor biliar.

Sumber: JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

14 jam ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

16 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

17 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

17 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

18 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

21 jam ago