Categories: Nasional

Penyebab Berat Badan Ibu Hamil Susah Naik

(RIAUPOS.CO) — Dari sekian banyak ibu hamil yang sudah peroleh berat badan ideal, ada beberapa yang mengalami berat badan susah naik. Hal ini bisa dialami karena morning sickness.

Mual dan muntah pada pagi hari ketika sedang hamil merupakan salah satu gejala hamil morning sickness. Biasanya, gejala ini hanya terjadi pada trimester pertama dan membaik pada trimester kedua dan ketiga.

Ada pula ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum, yakni merasakan morning sickness yang ekstrem hingga menyebabkan dehidrasi, gangguan elektrolit dan keton dalam darah, serta penurunan berat badan yang signifikan.

Tentunya, pada kondisi seperti ini, ibu hamil perlu menggunakan obat dan bahkan perlu dirawat akibat dehidrasi.

Jika berat badan ibu hamil susah naik selama kehamilan, komplikasi yang dapat terjadi adalah berat badan lahir bayi rendah atau kelahiran prematur.

Hal ini bisa terjadi akibat kurangnya nutrisi yang didapatkan oleh sang janin ketika di kandungan. Oleh sebab itu penting untuk memantau kenaikan berat badan ibu hamil.

Berikut adalah cara untuk mendapatkan kenaikan berat badan ideal pada ibu hamil.

1. Makan Kalori Lebih Banyak dari Biasanya

Ibu hamil memang perlu mengonsumsi kalori tambahan karena sedang mengandung. Pada trimester pertama sebenarnya belum perlu kalori tambahan. Kalori tambahan baru dibutuhkan ibu hamil saat trimester kedua dan ketiga, yaitu sebanyak 300-350 kalori dan 500 kalori secara berurutan.

2. Hindari Makan Salad

Salad memang makanan yang sehat. Namun, salad bagi ibu hamil mengandung sayuran mentah yang bisa saja mengandung kuman berbahaya bagi kesehatan ibu hamil dan sang janin. Kalori salad juga lebih rendah. Sebaiknya Anda mengonsumsi makanan besar saja seperti nasi, daging, sayuran dan buah. 

3. Small Frequent Feeding

Morning sickness dapat menyebabkan mual dan muntah. Cara makan small frequent feeding yaitu porsi kecil dan sering dapat mencegah terjadinya asam lambung naik. Cobalah cara makan ini dibandingkan makan tiga kali dengan porsi besar.

Jadi, Bunda perlu ingat bahwa kenaikan berat badan saat masa kehamilan tak hanya baik pada sang ibu, tetapi juga berpengaruh bagi janin. Jangan sampai berat badannya jadi kebablasan melebihi tolok ukur ideal ya, Bunda! Ini demi kesehatan bunda dan janin hingga lahir.(RPA/AYU/klikdokter)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Agung Toyota Gelar Buka Bersama Komunitas dan Media

Agung Toyota Riau menggelar buka puasa bersama komunitas Toyota, Toyota Value Chain dan media di…

4 jam ago

Bupati Suhardiman Amby Tekankan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

Bupati Kuansing meminta RSUD dan seluruh puskesmas tetap membuka layanan kesehatan selama 24 jam selama…

4 jam ago

Plh Bupati Rohul Minta OPD Realisasikan Aspirasi Warga

Safari Ramadan Pemkab Rohul berakhir setelah mengunjungi 16 kecamatan. Pemkab meminta OPD menindaklanjuti aspirasi masyarakat,…

4 jam ago

Pembatasan Angkutan Barang Berlaku, Truk Antre Panjang di Roro Bengkalis

Hari terakhir operasional truk di penyeberangan Bengkalis memicu antrean panjang. Pembatasan angkutan barang berlaku 14–28…

5 jam ago

Waspada KLB Campak saat Mudik Lebaran, Lindungi Buah Hati dengan Imunisasi di RS Awal Bros

Momen Lebaran dan mudik ke kampung halaman tetap waspada terhadap ancaman penyakit campak yang saat…

5 jam ago

Zakat ASN Pemprov Riau Capai Rp61 Miliar, Plt Gubri Pimpin Gerakan Berzakat

Zakat ASN Pemprov Riau melalui Baznas mencapai Rp61 miliar. Plt Gubri SF Hariyanto memimpin Gerakan…

1 hari ago