Categories: Nasional

Janggal, Eks Pimpinan KPK Berharap Kasus Novel Terus Dikembangkan

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Polri telah mengamankan dua tersangka penyiram air keras terhadap Novel Baswedan. Namun, penangkapan itu malah menimbulkan sederet pertanyaan baru. Banyak orang yang menganggap bahwa ditangkapnya RM dan RB justru membuat kasus ini makin janggal.

Selain itu, Polri memberikan dua keterangan berbeda ihwal penangkapan RM dan RB yang notabene merupakan anggota Polri aktif. Wakabareskrim Irjen Antam Novambar menyebut pelaku menyerahkan diri, sementara Kabareskrim Komjen Listyo Sigit menyatakan pelaku diamankan oleh tim teknis bekerja sama dengan Brimob.

Motif penyiraman terhadap Novel yang dilakukan juga boleh dibilang cukup aneh. Saat digelendang untuk ditahan di Rutan Bareskrim Sabtu (28/12) kemarin, tersangka berinisial RB mengaku tidak suka dengan Novel yang disebutnya sebagai pengkhianat. Motif pribadi ini terasa janggal lantaran RB merupakan seorang penegak hukum berpangkat Brigadir yang seharusnya memiliki alasan yang lebih kuat untuk meneror seseorang.

Merespons hal ini, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang meminta masyarakat untuk bersabar menunggu proses hukum yang dilakukan aparat kepolisian dalam mengusut kasus teror terhadap Novel. Saut berharap bahwa motif dan hal-hal esensial lainnya akan diketahui dari dakwaan yang disusun Jaksa Penuntut dalam persidangan nanti.

“Saya lebih cenderung menunggu saja dulu seperti apa nanti dakwaan Jaksa dibuat dalam kasus tersebut. Kita tunggu saja. Sabar saja,” kata Saut saat dikonfirmasi, Senin (30/12).

Saut menyatakan, menghargai proses hukum yang dilakukan aparat kepolisian hingga mengamankan dua terduga pelaku. Saut menunggu langkah kepolisian mengembangkan kasus ini.

“Kita hargai seperti apa hasil penyidikan kasusnya tersebut sampai hari ini. Kita tunggu saja,” tukasnya.

Editor : Deslina

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

6 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

6 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

6 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

6 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

8 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

9 jam ago