Categories: Nasional

Rajin Lapor DHE Dapat Insentif

JAKARTA (RIUAPOS.CO) — Untuk meningkatkan kepatuhan pengusaha melaporkan devisa, Bank Indonesia (BI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bekerja sama mengimplementasikan sistem informasi monitoring devisa terintegrasi seketika (simodis) per 1 Januari 2020. Pada tahap pertama, sistem itu akan mengintegrasikan arus dokumen ekspor dan impor dari DJBC dengan arus uang di BI.

"Dengan sistem yang terintegrasi ini, pemerintah dan BI bisa merekonsiliasi data impor atau ekspor dengan transaksi devisa secara komprehensif dan terintegrasi. Hal itu juga diharapkan dapat mendukung pengendalian defisit neraca transaksi berjalan," papar Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti di gedung DJBC, Jumat (27/12).

Destry menjelaskan, simodis bermanfaat mendukung perumusan kebijakan dengan informasi devisa hasil ekspor (DHE) dan devisa pembayaran impor (DPI) yang lebih akurat dan terkini.

Mantan komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tersebut menyatakan, berdasar data BI, sebenarnya tingkat kepatuhan atau compliance pengusaha dalam melaporkan dan menyetor DHE sudah cukup baik. Pada Oktober ini, jumlah DHE yang masuk mencapai 12 miliar dolar AS atau sekitar 80 persen dari dokumen hasil ekspor keseluruhan dari 90 perusahaan. Dari jumlah tersebut, hanya 20 persen yang dikonversikan ke rupiah. Sebab, masih ada kebutuhan eksporter atau importer terhadap dolar dalam melakukan kegiatan usaha. "Dari data itu, 95 persen DHE sudah masuk bank domestik," ungkapnya.(ken/c14/oki/jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

21 jam ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

22 jam ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

22 jam ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

22 jam ago

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

23 jam ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

23 jam ago