Komjen Pol Idham Azis menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR sebagai calon Kapolri di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (29/10). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Idham Azis secara aklamasi disetujui oleh Komisi III DPR menjadi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Polri itu berjanji segera menuntaskan kasus penyiraman air keras ke penyidik senior KPK Novel Baswedan.
Mantan Kapolda Metro Jaya ini menyerahkan sepenuhnya kasus penyerangan terhadap Novel kepada Kabareskrim Polri yang baru nanti. Sebab, hingga kini kasus penyerangan Novel belum juga terselesaikan.
"Nanti begitu dilantik (jadi Kapolri), saya akan menunjuk Kabareskrim baru dan nanti saya beri dia waktu untuk segera mengungkap kasus (Novel Baswedan) itu," kata Idham di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (30/10).
Idham yang ditunjuk menjadi calon tunggal Kapolri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjabat sebagai Kabareskrim. Lantaran sudah disetujui menjadi Kapolri oleh Komisi III, Idham mengatakan jabatan Kabareskrim akan langsung ditinggalkannya, dan kemudian akan diisi oleh perwira tinggi Polri lainnya.
Dia menambahkan, pelantikan Kabareskrim baru dijadwalkan Jumat. "Insya Allah hari Jumat nanti," ucap mantan Wakil Kepala Densus 88 Antiteror ini.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Erizal
Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…
DPRD Kepulauan Meranti menegaskan penolakan rencana kenaikan tarif ferry yang dinilai sepihak dan belum melalui…
Pemko Pekanbaru mendorong penerapan sistem ducting atau jaringan bawah tanah setelah insiden tumbangnya tiang fiber…
MPP Inhil menambah layanan haji dan umrah. Masyarakat kini bisa mengurus keperluan ibadah secara mudah…
Polisi mengamankan 29 sepeda motor saat patroli balap liar di Simpang Garoga, Duri, guna menjaga…