Categories: Nasional

Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 Meninggal

DUMAI (RIAUPOS.CO) –  Kasus Covid-19 di Kota Dumai benar-benar mengerikan. Pasalnya ada satu lagi pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia. 

"Benar, ada satu pasien positif meninggal dunia," ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful,  Ahad (30/8).

Ia mengatakan, pasien tersebut berinisial J (70) warga Kelurahan Simpang Tetap Dahrul Ihsan (STDI) Kecamatan Dumai Barat.  "Pasien meninggal pada Jumat (28/8) lalu, pada saat itu pasien masih berstatus suspect dan pada hari ini baru keluar hasilnya swabnya," terang mantan Direktur RSUD Kota Dumai itu.

Pasien selain berstatus konfirmasi positif Covid-19 juga memiliki riwayat penyerta yang cukup membahayakan. "Jadi pasien masuk ke rumah sakit, memang memiliki penyakit paru-paru dan TBC, ini yang juga membuat virus semakin berbahaya," terangnya.

Syaiful mengatakan, pasien ini tidak dikebumikan dengan protokol kesehatan, pasalnya saat di nyatakan meninggal keluarga langsung membawa jenazah ke rumah duka dan keluarga menolak untuk dikebumikan secara protokol kesehatan.

"Kami masih mencari tahu, mengapa saat di rumah sakit keluarga bisa membawa jenazah tersebut," tuturnya.

Diceritakannya, setelah mendapat informasi jika jenazah pasien di bawa ke rumah duka, tim Gugus Tugas dan Diskes Kota Dumai langsung menuju ke rumah duka. "Ternyata saat sampai sudah selesai dimandikan dan di kafankan," ceritanya.

Bahkan saat pihaknya memberitahu jika pasien tersebut harus dimakamkan sesuai protokol kesehatan Covid-19, pihaknya keluarga melarang tim Gugus Tugas.

"Saat itu, mereka (keluarga pasien,red) menganggap kami seperti orang yang menganggu, ini yang sangat kami datangkan," terangnya.

Syaiful mengatakan, ketidakpedulian masyarakat terhadap bahayanya Covid-19 semakin membuat penyebaran Covid-19 di Kota Dumai akan sulit di kendalikan. "Saat penyelenggaraan jenazah, sama sekali tidak menggunakan protokol kesehatan, sehingga terjadi potensi penyebaran yang cukup banyak," terangnya.

Untuk itu, ia meminta kepada masyarakat jangan mengganggap sepele terhadap Covid-19 ini, karena ini memang virus yang sangat berbahaya.

"Ini harus jadi warning bagi masyarakat kedepannya, kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan membantu melakukan tracing, kami memprediksi akan banyak tertular dari kasus ini," tutupnya.

 

Laporan: Hasanal Bulkiah (Dumai)

Editor: E Sulaiman

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

13 menit ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

21 menit ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

33 menit ago

Briptu YW Ditahan Propam, Dugaan Persetubuhan dan Aborsi Masuk Ranah Pidana

Briptu YW menjalani proses hukum pidana dan kode etik terkait dugaan persetubuhan serta aborsi. Polres…

48 menit ago

Polda Riau Geledah RSD Madani, 323 Dokumen Diduga Terkait Korupsi Disita

Polda Riau menggeledah RSD Madani Pekanbaru dan menyita 323 dokumen terkait penyidikan dugaan korupsi anggaran…

58 menit ago

Pacu Jalur Mini 2026 Tuntas, Gadis Manja Sabet Juara I di Tepian Narosa

Jalur Gadis Manja menjadi juara Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa setelah mengalahkan 65…

23 jam ago