Categories: Nasional

Seleb Terlibat Narkoba dan Prostitusi Dihukum 10 Tahun Tak Terima Job

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kasus narkoba dan prostitusi yang melibatkan oknum artis seolah tidak ada habisnya. Selalu ada saja artis yang berurusan dengan dua masalah tersebut dari tahun ke tahun. Hukuman yang ringan pun dinilai sebagai salah satu penyebab oknum tak kunjung jera melakukan dua hal tersebut.

Pengurus PARFI Evry Joe mengungkapkan, sebaiknya agar pengguna narkoba dan prostitusi diberikan hukuman berat. Seperti tidak boleh menerima pekerjaan di dunia hiburan selama 10 tahun. Dengan demikian, mereka pun akan berpikir panjang untuk melakukan perbuatan amoral.

"Nah itu konsekuensinya (tak terima job 10 tahun, Red). Seharusnya pemerintah terutama para petugas kepolisian maupun BNN terapkan untuk mendapatkan efek jera. Harus ada peraturan yang tegas," kata Evry Joe kepada JawaPos.com, Kamis (30/7).

Dia menilai hukuman dan sanksi yang berlaku saat ini belum memberikan efek jera. Akibatnya oknum artis pun tanpa beban akan kembali menggunakan narkoba jika sudah kecanduan.

Sementara untuk kasus prostitusi, tidak ada hukuman pidana yang mengatur perempuan memberikan jasa seks. Mereka biasanya hanya menjadi saksi dan setelah diminta keterangan dilepaskan.

"Melihat kecenderungan seperti tren, hidup gaya, hendaknya pemerintah perlu serius mengambil langkah tegas," tuturnya.

Untuk itu, ada baiknya, BNN dan kepolisian untuk bekerja sama dengan production house atau rumah produksi, stasiun TV, dan yang lainnya untuk memberikan sanksi. Yakni tidak boleh mempekerjakan artis pengguna narkoba dan yang terlibat kasus prostitusi.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Polisi Ungkap Pencurian Switchboard PHR, Kerugian Capai Rp619 Juta

Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…

31 menit ago

700,5 Hektare Sawit Tua Diremajakan, 336 Petani Kuansing Terima Program PSR

Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…

1 jam ago

Pangdam Tuanku Tambusai Apresiasi Unilak Gelar Kompetisi Pelajar Terbesar di Riau

Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…

1 jam ago

Prof Daeng Ayub Kupas Kepemimpinan Pendidikan Abad 21 Berbasis Budaya Melayu

Prof Daeng Ayub dikukuhkan sebagai guru besar Unri dan menyoroti kepemimpinan pendidikan abad 21 yang…

2 jam ago

Pasien Terus Bertambah, RSD Madani Siap Tambah 20 Mesin Cuci Darah

Layanan cuci darah RSD Madani Pekanbaru selalu penuh sejak diluncurkan. Rumah sakit berencana menambah 20…

2 jam ago

Lima Agenda Wisata Riau Resmi Masuk KEN 2026 Kementerian Pariwisata

Lima agenda wisata unggulan Riau resmi masuk Karisma Event Nusantara 2026 sebagai pengakuan nasional atas…

3 jam ago