Categories: Nasional

Demi Ikan Cupang, Gisella Anastasia Sampai Ikut Lelang

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Gisella Anastasia hobi memelihara ikan cupang. Dari yang awalnya cuma 3 ekor, dalam waktu kurang dari sebulan, jumlah ikan-ikannya mencapai 60 ekor. Gisel rela membeli satu ekor ikan dengan harga mencapai hingga ratusan ribu rupiah demi kesukaannya tersebut.

Dikatakan Gisella Anastasia, dirinya sampai ikut lelang di media sosial demi mendapatkan jenis dan warna ikan yang sesuai dengan seleranya. Ikan yang dibeli Gisel harganya pun bermacam-macam. Mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.

“Kalau lelang di Instagram di bit dari 0 dan kelipatan 10 ribu. Kalau ramai yang ikut bit bisa mahal. Tapi kalau sepi bisa 10 ribu sudah dapat,” kata Gisel saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (29/6).

Gisel mengatakan, ikan yang disukainya awalnya dibeli karena dilihat dari ekor dan warnanya yang cantik serta kupingnya yang besar. Namun setelah masuk ke dalam wadah tempat penampungan ikan-ikannya, Gisel mulai melihat ekspresi lucu dan tingkah menggemaskan dari ikan-ikannya tersebut.

Gisel pun tidak lupa memberikan nama untuk ikan-ikan peliharaannya tersebut. “Ada beberapa yang dinamain. Yang sudah difoto dan posting pasti ada namanya,” ucap Gisella Anastasia.

Lebih lanjut dia mengatakan, ketika membeli ikan dan mengikuti lelang melalui sosial media, dia awalnya tidak mau terlalu banyak membeli ikan. Namun setelah melihat ikan-ikan dan dianggapnya cantik serta menggemaskan, tanpa terasa Gisel ternyata sudah membeli puluhan ekor ikan dalam satu kali beli.

“Enggak sampai jutaan, nanti diomelin mamah. Kalau Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu masih aku belain. Kalau sampai jutaan ih sebel mending cari yang lain aja. Ya sesuai hobi aja dan harganya enggak nentu,” ungkapnya.

Gisella Anastasia mengaku serius memelihara koleksi ikan-ikannya di rumah. Dia tidak percaya ikan ikan kesayangannya itu diurusi oleh orang lain. Harus Gisel langsung yang mengurusinya. Sebab dia khawatir jika dipelihara olej orang lain malah akan mati atau cara pemeliharaannya tidak sesuai dengan harapan dirinya.

“Karena ada satu yang mati aja kayak gagal setengah mati ngurusnya. Jadi aku nggak percaya diurus sama orang,” tandas Gisella Anastasia.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

5 jam ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

1 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

1 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

1 hari ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago