musim-haji-tahun-ini-dibayangi-cuaca-panas-ini-5-cara-cegah-dehidrasi
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Musim ibadah haji tahun ini diprediksi akan terdampak, karena perubahan iklim cuaca panas. Kementerian Kesehatan memprediksi suhu di Arab Saudi saat musim haji tahun ini akan berada di angka 42-44 derajat celcius. Kondisi itu membuat tubuh lebih rentan dehidrasi.
Petugas kesehatan haji diminta untuk dapat mengedukasi baik diri sendiri maupun jemaah haji, untuk menjaga diri agar selalu terhidrasi dengan baik. Koordinator Promosi Kesehatan PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Bidang Kesehatan Edi Supriyatna mengatakan, perbedaan suhu yang ekstrem ditambah kelembaban yang rendah di Arab Saudi, menimbulkan potensi dehidrasi bagi jemaah haji. Kondisi ini dapat mengarah pada situasi yang lebih parah yakni heat exhausted bahkan heat stroke.
“Sehingga asupan mineral yang cukup menjadi kunci penting menjaga jemaah haji tetap terhidrasi dengan baik,” ujar Edi dalam keterangan resmi Kemenkes, Senin (30/5/2022).
Ada beberapa tips untuk mencegah kondisi dehidrasi agar jamaah haji tetap bugar selama menjalankan ibadah haji. Pada intinya, perbanyak cairan, jangan tungguh haus.
1. Perbanyak Elektrolit
Kunci dehidrasi adalah mineral loss, jadi harus minum air yang dicampur elektrolit, jangan tunggu haus. Fungsi elektrolit, sebagai pengganti mineral yang hilang selama menjalankan aktivitas di tengah cuaca yang sangat terik dan minim kelembaban. Konsumsi elektrolit dilakukan setelah jemaah haji melakukan aktivitas di luar hotel, dengan mencampurkan 1 sachet oralit dengan 600 ml air.
2. Cukup Minum Air
Selain itu jemaah juga diminta untuk minum air 5-6 botol sehari. Takarannya yakni 600 ml air setiap botolnya.
3. Hindari Paparan Matahari Langsung
Jemaah haji diminta menghindari pajanan sinar matahari langsung dengan lengkapi diri dengan alat pelindung diri (APD), salah satunya dengan menggunakan topi dengan bibir (pinggiran) yang lebar sehingga kepala bisa terhindar dari sengatan langsung.
4. Semprot Bagian Tubuh
Selain itu juga jemaah diminta untuk sering menyemprot bagian tubuh yang terpapar pajanan matahari langsung, terutama muka dan tangan.
5. Gunakan Pakaian Serap Keringat
Jemaah juga diminta untuk menggunakan pakaian yang longgar dan mudah menyerap keringat. Dan jemaah diminta selalu menggunakan alas kaki saat bepergian.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Edwar Yaman
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…
Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…
Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…
Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…