Categories: Nasional

Nyambi Jualan Sabu, PNS Satpol PP Pemko Diringkus Polisi

TANJUNGPINANG (RIAUPOS.CO) – Polisi menangkap oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang berinisial RR, 45, karena berjualan sabu.

Warga Tanjungpinang ini tidak berkutik ketika polisi menangkapnya di jalan Kuantan, Gang Putri Ledang 12, Kelurahan Kota Piring, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, Sabtu (24/4) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kasatresnarkoba Polres Bintan, AKP Rangga Primazada, mengatakan, RR tercatat sebagai ASN Pemko Tanjungpinang yang tinggal di Jalan Pemasyarakatan, Tanjungpinang Barat.

Ketika diringkus, polisi mengamankan tiga paket narkotika jenis sabu.

”Dua paket kecil dibungkus plastik bening dan satu paket sedang dibungkus plastik klip bening,” jelasnya, Jumat (28/5/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

RR ditangkap berdasarkan informasi adanya orang yang menyimpan dan menjual sabu di wilayah Bintan.

”RR dapat sabu dari orang di Batam, kemudian dia menjualnya kembali ke warga sipil di Bintan dan Tanjungpinang,” ujarnya.

Setelah dikembangkan, RR diketahui berdomisili di Tanjungpinang.

”Kita tangkap RR setelah melihatnya mengendarai sepeda motor di jalan Kuantan, kemudian kita hentikan dan geledah,” jelasnya.

Selain mengamankan tiga bungkus narkotika jenis sabu di dalam kotak rokok yang disimpan di saku celana sebelah kiri, polisi juga mengamankan satu unit handphone.

Disinggung alasan mengapa RR jualan sabu?

”Mungkin untuk mencukupi kebutuhannya,” ujarnya.

Selanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Bintan di Bintan Buyu.

”Kita bawa ke Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
 

Sumber: Batampos.co.id

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sempat Tertunda, Fakhriadi Syamsuddin dan Istri Resmi Berangkat Haji Bersama Kloter BTH 21

Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…

19 jam ago

Puluhan Warga Belanda Datangi Desa Koto Kombu, Napak Tilas Sejarah Keluarga

Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…

20 jam ago

Air Sungai Kuantan Mulai Surut, Warga Kuansing Diminta Tetap Waspada

Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…

1 hari ago

Riezka Rahmatiana Garap Lahan Tidur di Riau, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…

1 hari ago

Sempat Hilang Dua Hari, Korban Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan 2 Kilometer dari Lokasi Awal

Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…

2 hari ago

Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…

3 hari ago