Categories: Nasional

Alumni KPK Dukung Perjuangan Novel Baswedan dkk

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Permasalahan alih status pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi ASN, kini terus bergulir dan seperti bola liar.

Sebanyak 57 alumni KPK  turut menyampaikan keprihatinan atas kisruh yang terjadi di tubuh lembaga antirasuah terkait tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai salah satu penilaian untuk alih status jadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Mereka memberikan dukungan moral bagi pegawai, baik yang memenuhi syarat maupun tidak untuk menjadi ASN. Diketahui, imbas dari pemberlakuan UU 19/2019, para pegawai KPK kini beralih status jadi ASN.

"Atas nama alumni dan kawan-kawan menyatakan sedih, prihatin serta duka yang dalam serta ingin mendoakan KPK yang benar-benar berintegritas," ujar mantan Penasihat Wadah Pegawai KPK, Nanang Farid Syam, kepada wartawan, Jumat (28/5/2021).

Nanang menilai lembaga antirasuah yang merupakan anak kandung reformasi tersebut sudah sakaratul maut.

Hal itu, katanya, terlihat dari komitmen negara yang tidak lagi bersungguh-sungguh memberantas korupsi.

"Kita sudah tidak punya lagi standar nilai-nilai integritas, tidak punya lagi standar wawasan kebangsaan," kata dia.

Ia berujar mengupayakan mengonsolidasikan puluhan nama tersebut berangkat dari grup yang dimiliki setiap alumni. Selama dua hari sebelumnya, terang dia, permasalahan yang dihadapi pegawai KPK menjadi topik pembahasan alumni lembaga antirasuah tersebut.

"Begini, setiap alumni itu kemudian digabungin ke WA (WhatsApp) grup. Jadi, WA grup isinya mulai dari Pimpinan jilid I Taufiequrachman Ruki sampai terakhir yang kembali ke instansi asal seperti polisi, kejaksaan, dan lain-lain," tutur dia.

"Ini sifatnya adalah dukungan moral, empati, kepada teman-teman yang sedang berjuang di KPK. Hari ini kan alumni enggak punya kekuasaan apa-apa kecuali prihatin dan berempati saja," imbuhnya.

Ia memaparkan, beberapa nama alumni yang menyampaikan dukungan moral terhadap pegawai KPK di antaranya ialah mantan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif; mantan Juru Bicara KPK yang juga pernah menjadi Plt pimpinan lembaga tersebut, Johan Budi SP; mantan Penasihat KPK, Mohammad Tsani Annafari; mantan penyidik KPK, Hendrik Natalus Christian; dan lain sebagainya.

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Minyak, Perang, dan Rapuhnya APBN Kita

Konflik Timur Tengah picu lonjakan harga minyak global. Indonesia dinilai rentan akibat ketergantungan impor energi…

15 jam ago

Hotel Aryaduta Pekanbaru Ikut Earth Hour, Padamkan Lampu Demi Bumi

Hotel Aryaduta Pekanbaru ikut Earth Hour dengan aksi padamkan lampu. Kampanye ini ajak masyarakat peduli…

16 jam ago

LPJU Tak Berfungsi, Jalan Sudirman Pekanbaru Jadi Rawan Kecelakaan

Lampu jalan di Jalan Sudirman Pekanbaru banyak tak berfungsi. Pengendara mengeluh karena gelap dan rawan…

16 jam ago

Tak Ada Toleransi, ASN Mangkir Usai WFA Siap Disanksi

ASN Pemprov Riau wajib kembali masuk kantor usai WFA berakhir. Pengawasan diperketat, tak ada toleransi…

16 jam ago

Pemko Pekanbaru Minta Provider Pindahkan Kabel ke Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru dorong kabel fiber optik dipindahkan ke bawah tanah. Langkah ini untuk menata kota…

16 jam ago

Truk Tangki Hantam Motor di Minas, Dua Orang Tewas di Tempat

Kecelakaan maut di Minas, Siak, dua pengendara motor tewas setelah ditabrak truk tangki. Diduga truk…

17 jam ago