Categories: Nasional

SinemArt Hentikan Syuting Sinetron

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Rumah produksi SinemArt mendapat surat edaran dari pemerintah dan kepolisian untuk tidak melakukan aktivitas syuting di tengah pandemi virus corona atau Covid-19. Sejumlah produksi sinetron pun dihentikan.

Leo Sutanto selaku pendiri sekaligus bos SinemArt mengatakan, rumah produksi yang berdiri sejak 2003 itu langsung menghentikan aktivitas syuting. Hal itu demi kepentingan yang lebih besar yaitu keselamatan kru dan para pemain.

"Kami mengikuti surat petususan itu. Kami sudah hentikan produksi sejak adanya surat edaran dari Gubernur DKI Jakarta dikeluarkan," kata Leo Sutanto kepada JawaPos.com, Ahad (29/3).

Keputusan ini tentu tidak mudah mengingat SinemArt menyuplai sejumlah sinetron sekaligus di sebuah stasiun televisi swasta. Namun ia memilih mengikuti anjuran pemerintah karena yakin keputusan itu sebagai langkah terbaik.

SinemArt baru akan mulai syuting lagi jika pemerintah sudah memberikan izin untuk menjalankan aktivitas syuting. Untuk menyiasati tayangan sinetronnya di televisi, sementara waktu SinemArt menayangkan ulang stok yang sudah ada.

"Menyiasatinya dengan menayangkan ulang yang sudah ada," tutur Leo Sutanto.

Selain pemerintah, kepolisian juga melayangkan surat edaran yang berisi imbauhan kepada sekitar 70 rumah produksi di Jakarta supaya tidak melakukan aktivitas syuting di tengah pandemi virus corona. Surat imbauan tersebut tertuang dalam surat bernomor B/483/III/HUM.5.3./2020/Divhumas tertanggal  26 Maret 2020.

Jika masih ada rumah produksi yang tidak mengikutinya, pihak kepolisian memastikan akan menindak tegas sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.

"Bilamana masih ditemukan adanya kegiatan syuting film atau sinetron yang melibatkan orang banyak (kru atau pemain) akan dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku," demikian bunyi kutipan dalam surat edaran tersebut.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago