lupa-bawa-uang
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Saat akhir bulan, Lina senang karena gajinya selama sebulan bekerja telah masuk dalam rekening. Ia pun mengajak temannya pergi belanja ke salah satu toko pakaian.
Hampir satu jam lebih mereka berdua berkeliling sembari mencari pakaian mana yang pas untuk digunakan ke kantor dan juga pergi hangout. Setelah mendapatkan apa yang dicari, mereka lantas menuju kasir untuk melakukan pembayaran. Sang kasir pun dengan sigap melayani karena di belakang sudah ada beberapa pelanggan lainnya yang juga mengantre untuk membayar.
Setelah semua pakaian yang ingin dibeli Lina dan temannya dimasukkan ke dalam tas belanja, sang kasir lantas memberitahu kepada mereka total harga belanja yang harus merek bayar.
Berkisar Rp279. 000.
Dengan santai Lina mengeluarkan dompetnya. Namun ia lupa kalau ternyata ia belum mengambil uang tunai dari anjungan tunai mandiri (ATM).
"Alamak….! Duitnya kurang. Aku lupa ambil uang. Gimana ini? " kata Lina panik.
Lina pun meminta sang kasir untuk menunggu mereka mengambil uang di ATM terdekat dan berjanji akan kembali lagi.
"Makanya, Mbak, kalau mau belanja, cek dulu isi dompetnya," kata sang kasir.(ayi)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.