Seringai di Studio Palem, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9). Foto: Dedi Yondra/JPNN.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Band metal Seringai merayakan ulang tahun ke-17 dengan menggelar festival bertajuk 'Highoctane Superfest 2019'. Diadakan di Studio Palem, Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (28/9), festival itu berlangsung seru, liar, dan penuh keakraban.
Sebagaimana mestinya sebuah festival, Seringai tidak sendiri dalam acara ini. Grup yang diisi Arian 13, Edy Khemod, Sammy, dan Ricky Siahaan itu sengaja mengajak beberapa band lainnya untuk memeriahkan 'Highoctane Superfest 2019'. Band lain yang diajak yakni Komunal, Taring, Belantara, Avhath, DeadSquad, dan Kandarivas asal Jepang.
'Highoctane Superfest 2019' dimulai sejak sore hari. Dibuka oleh Komunal yang tampil tepat pukul 15.00 WIB. Band heavy metal asal Bandung itu memanaskan venue dengan sederet lagu andalan, seperti Manusia Baja, Rock Petir, Pasukan Perang dari Rawa, dan sebagainya.
Setelah Komunal, giliran Taring naik panggung. Unit hardcore yang baru pulang dari Wacken Open Air Festival di Jerman itu tampil apik sekitar 40 menit. Menyuguhkan lagu bertempo tinggi seperti lagu 'Slaptika' dan 'Seperti Tanpa Nyawa'.
Venue 'Highoctane Superfest 2019' semakin panas dipadati ratusan metalhead alias pencinta musik metal. Penonton mulai meliar mengikuti aksi panggung dari band-band yang disuguhkan.
Beranjak petang, festival musik cadas itu menghadirkan Belantara dan Avhath. Disambung dengan aksi memukau DeadSquad. Band death metal yang telah melanglang buana ke berbagai penjuru dunia itu tampil gahar selama 45 menit.
Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…
Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…
Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…
Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…
Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…
Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…