TERBAKAR: Kompleks kantor Bupati Jayawijaya yang ikut terbakar dalam aksi demo yang berakhir rusuh di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Senin (23/9). (Denny Tonjau/Cendrawasih-Pos)
WAMENA (RIAUPOS.CO) – Kerusuhan yang terjadi Wamena memang menyisakan duka dan trauma yang dalam. Setidaknya, hingga saat ini masih banyak warga Wamena yang mengungsi. Meksi demikian, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Eko Daryanto memastikan, kondisi di Wamena sudah berangsur kondusif dari sebelumnya.
“Beberapa toko sudah mulai buka, namun yang lainnya masih belum berani untuk membuka tokonya,” kata Eko saat dikonfirmasi, Minggu (29/9).
Walaupun kegiatan perekonomian hingga sosial masyarakat belum sepenuhnya pulih, masyarakat di Wamena diminta untuk tenang dan tidak terprovokasi dengan isu yang menyesatkan.
Sementara itu, warga pendatang yang mengungsi ke Jayapura, Papua terus bertambah akibat kerusuhan yang terjadi di Wamena. Warga yang mengungsi meninggalkan daerah Wamena sebagian besar merupakan pendatang. Karena mereka masih trauma serta jaminan keamanan yang belum kondusif.
“Beberapa warga, masih trauma dan jaminan keamanan masih dirasakan, hal ini dampak dari aksi kerusuhan beberapa waktu yang lalu,” jelasnya.
Sebelumnya telah terjadi kerusuhan di Wamena, Provinsi Papua yang berawal dari unjuk rasa siswa pada Senin (23/9) yang memprotes dugaan perkataan bernada rasial oleh seorang guru.
Aksi tersebut berakhir rusuh dan terdapat pihak yang melakukan pembakaran terhadap rumah warga, kantor pemerintah serta fasilitas umum. Bahkan, kerusuhan tersebut menyebabkan 33 orang tewas.
Setelah sebelumnya menutup akses internet di Wamena, pemerintah akhirnya membuka kembali layanan data internet pada Sabtu (28/9) kemarin. Karena dinilai kondisi dan situasi keamanan di wilayah Kabupaten Wamena telah pulih.
Bupati Rohul ajak masyarakat hadiri potang bolimau di Waterfront City Pasirpengaraian sambut Ramadan 1447 H.
IAGI, IATMI dan SLB Indonesia gelar Kick-Off Petrel Hackathon 2026 di UIR untuk dorong talenta…
Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.
Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…
RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…
Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…