Categories: Nasional

Target 50 Calon ke Tahap Selanjutnya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Seleksi calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masuk tahap uji psikologi, Ahad (28/7). Total 104 capim yang mengikuti tahapan tersebut di gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Hasilnya akan diumumkan 5 Agustus mendatang.

Pantauan Jawa Pos (JPG), tes yang dimulai pukul 08.00 WIB itu berjalan lancar. Semua capim mengikuti tes psikologi sebagaimana biasa hingga pukul 16.00 WIB. Dari 8 jam waktu yang digunakan, pihak pansel hanya memberikan kesempatan untuk menjawab soal sebanyak 6 jam.

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK Yenti Ginarsih mengatakan tes tersebut layaknya tes psikologi umumnya. Peserta diberikan beberapa pertanyaan oleh pansel. Mereka diminta untuk mengisi lembar-lembar pertanyaan tersebut sebisanya. Sebab, tidak semua pertanyaan bisa diisi oleh kandidat.

"Kecuali tes kepribadian, kalau itu semuanya harus diisi," ujarnya.

Ada yang berbeda dari tes yang diadakan kali ini. Tidak ditemukan adanya, laptop di masing-masing meja para kandidat. Menurut Yenti, tes psikologi kemarin, tim pansel menggunakan vendor. Sehingga, semua peralatan teknis, disediakan oleh vendor. Tim pansel kemarin, menggunakan jasa dari Dinas Psikologi TNI AD (Dispesiad).

Yenti menjelaskan, tim pansel tidak memiliki target mengenai berapa jumlah kandidat yang akan lolos di tahap selanjutnya. Peserta yang menurut pansel tidak memenuhi syarat akan segera dieliminir. Sehingga, benar-benar mendapatkan kandidat yang cocok untuk memimpin KPK selanjutnya.

"Tapi setidaknya harus ada 50 kandidat yang terpilih, supaya ada tahap selanjutnya juga," bebernya.(bin/tyo/jpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Anak Kuansing Jago Bahasa Asing Bakal Punya Peran Khusus di Pacu Jalur 2026

Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…

10 jam ago

Kecelakaan di Kelok 17 Limapuluh Kota, Empat Warga Pekanbaru Jadi Korban

Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…

10 jam ago

5.000 Mangrove Ditanam di Desa Penyengat Pesisir Siak, Warga Bergerak Sebelum Abrasi Makin Parah

Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…

1 hari ago

Pamit Keluar Rumah, Gadis 19 Tahun di Pekanbaru Tak Bisa Dihubungi

Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…

1 hari ago

Gempa M7,7 Hantam NTT, 20 Orang Meninggal dan 2 Masih Tertimbun

Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…

1 hari ago

Mobil Konsumen Terbakar Saat di SPBU Pelalawan, Pertamina Amankan Lokasi dan Periksa CCTV

Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…

1 hari ago